Kembali ke Beranda

Status CPNS 2026: Apa Kata Menteri PANRB?

25 Juli 2026 09:06
Redaksi trend.proAktif.id
Status CPNS 2026: Apa Kata Menteri PANRB?

Sematan Media Terkait

(Kode iframe untuk video berjudul "CPNS 2026: Apa Kata Menteri PANRB?" dengan ID video 5U7eKq8uX5w)

Menjelang akhir Juli 2026, belum ada indikator pasti mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kepastian pembukaan CPNS 2026 masih menjadi tanda tanya besar. Sejatinya, sejak awal tahun, pembukaan CPNS santer diisukan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini pernah menyebut formasinya berjumlah kurang lebih 160 ribu. Perkataannya didukung penerbitan Surat Menteri PANRB Nomor: B/1553/M.SM.01.00/2026 tentang Kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2026.

Surat itu meminta para instansi untuk segera mengajukan usulan kebutuhan untuk kemudian ditetapkan Kementerian PANRB. Tercatat, sederet instansi diwartakan sudah mengajukan kebutuhan pegawainya kepada KemenPANRB. Namun, sampai sekarang, kepastian pembukaan CPNS belum didapat. Lalu, apa jawaban Menteri PANRB Rini Widyantini ketika dikonfirmasi?

Dikutip dari detikFinance, ketika dikonfirmasi ulang mengenai bakal dibuka tidaknya CPNS tahun ini, Menteri PANRB menyebut potensinya ada. Namun, ia belum bisa memastikan. "Mudah-mudahan ada. Kita nggak bisa di-spill dulu. Jadi gini tentunya, kapannya kita belum tahu, karena masih sedang dibahas antarkementerian. Karena kan seperti sudah saya sampaikan, bahwa kita sudah meminta kepada seluruh instansi pemerintah, jumlah kebutuhan," jelasnya di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Pemerintah masih berfokus melakukan koordinasi antarkementerian, terutama dengan Kementerian Keuangan. Mengingat, kementerian itulah yang mengetahui kemampuan pembiayaan negara. "Ini masih di dalam perhitungan, dan juga kita sedang diskusi dengan Kementerian Keuangan mengenai kemampuan keuangan negara. Jadi insyaallah tentunya CPNS itu tetap menjadi program yang kita siapkan. Tapi kapannya kita belum bisa jawab, karena kita kan harus hitung, kesesuaian antara kompetensi yang memang dibutuhkan," tambah Rini.

Dalam kesempatan yang sama, Rini menyebut pemerintah masih melakukan pembahasan, baik mengenai formasi kebutuhan maupun jadwal pembukaan. Di samping kebutuhan kompetensi tiap instansi, program prioritas Presiden Prabowo Subianto juga menjadi dasar pertimbangan. "Kita sedang membicarakan, karena pertama yang harus jadi fokus, kan kita sudah bersurat waktu itu untuk pemetaan kompetensi jabatan, kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan. Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya harus memperhatikan untuk formasi, untuk program prioritasnya Bapak Presiden," ujar Rini.

Pemerintah, jelas Menteri PANRB, tidak mau terburu-buru mengumumkan formasi. Selain kebutuhan tiap instansi yang harus dihitung dengan cermat, juga jenis kompetensi kebutuhan mesti sesuai agar tidak salah. "(Jumlah formasi) belum, itu kan harus dihitung dulu. Apakah akan diisi secara keseluruhan dari jumlah yang pensiun atau bagaimana. Kita juga sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan, kesiapan fiskal, dan sebagainya," tutup Menteri PANRB.

Yang pasti, sebelum pendaftaran dibuka, pemerintah bakal mengumumkan formasi lengkap CPNS 2026. detikers dapat menunggu pengumuman melalui saluran resmi instansi yang diminati. Bagi detikers yang ingin bekerja di Jogja, ada kabar baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja. Akhir Maret kemarin, Pemkot Kota Pelajar sudah mengajukan usulan 36 formasi. "Formasi yang diprioritaskan ya kebutuhan dasar masyarakat aja, sesuai arahan dari pusat kan gitu. Yang kami ajukan kemarin ya tenaga pendidik, guru ya, dan tenaga kesehatan. Dua itu aja, tenaga teknis kita tidak buka. Tenaga pendidik ada 24 yang kita ajukan, tenaga kesehatan ada 12," terang Kepala BKPSDM Kota Jogja, Sarwanto, saat ditemui pada Rabu (15/4/2026).

Sebagai catatan, angka 36 itu masih sebatas usulan. Dengan demikian, ada kemungkinan jumlah yang diterima Kementerian PANRB lebih sedikit, tergantung hasil verifikasi. "Ya nanti tetap diverifikasi dari Kemenpan, mau disetujui 10 atau 15 juga bisa, kita nggak tahu. Biasanya begitu, kalau diajukan 100 ya cuma dikasih 50, dikasih 25, begitu biasanya tiap tahun," tambah Sarwanto.

Seperti sudah disinggung Menteri PANRB Rini di atas, belum ada jadwal pasti CPNS 2026. Sebagai gambaran, berikut perkiraan jadwalnya berdasarkan linimasa CPNS 2024 yang tertera di dalam Surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024:

Demikian pembahasan ringkas mengenai dibuka tidaknya CPNS tahun ini. Semoga bermanfaat, ya, detikers! Namun, perlu diingat bahwa kepastian pembukaan CPNS 2026 masih terus diperdebatkan di antara para stakeholders. Oleh karenanya, para pelamar dipersilakan untuk terus memantau perkembangan terkini dan siap untuk mengikuti proses seleksi ketika pendaftaran dibuka. Yang jelas, pemerintah akan mengumumkan formasi lengkap sebelum pendaftaran dibuka, sehingga para pelamar tidak perlu khawatir akan kekosongan informasi.

Melansir beberapa sumber, termasuk Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah akan tetap menjalankan program CPNS 2026. Namun, hal ini masih dalam tahap perencanaan dan belum ada jadwal pasti untuk pembukaan pendaftaran. Oleh karenanya, para pelamar harus tetap sabar dan siap untuk mengikuti proses seleksi ketika pendaftaran dibuka. Pemerintah akan mengumumkan formasi lengkap sebelum pendaftaran dibuka, sehingga para pelamar dapat mempersiapkan diri dengan baik.

(Kode iframe untuk video berjudul "CPNS 2026: Apa Kata Menteri PANRB?" dengan ID video 5U7eKq8uX5w)

Ringkasan

Info CPNS 2026, status pembukaan CPNS 2026, dan informasi lowongan CPNS lainnya

Sumber: detik.com

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru