Kembali ke Beranda

Mengapa Hotman Paris Membela Febrie Adriansyah? Menelisik Rekam Jejak yang Dianggap Prestasi

18 Juli 2026 18:59
Redaksi trend.proAktif.id
Mengapa Hotman Paris Membela Febrie Adriansyah? Menelisik Rekam Jejak yang Dianggap Prestasi

INDOPOLITIKA – Keputusan Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah bukan tanpa alasan. Dalam keterangannya kepada media, Hotman menyebut kesediaannya mendampingi Febrie didasarkan pada rekam jejak kliennya selama memimpin penanganan perkara tindak pidana khusus di Kejaksaan Agung.

Menurut Hotman, Febrie merupakan salah satu jaksa yang dinilai berhasil mengembalikan aset dan kerugian negara dalam jumlah besar. 'Bayangkan, orang yang dibanggakan Presiden justru dikriminalisasi,' kata Hotman saat memberikan keterangan usai mendampingi pemeriksaan Febrie pada Jumat (17/7).

Pemulihan Aset dan Uang Negara

Salah satu capaian yang disoroti Hotman adalah keberhasilan Kejaksaan Agung bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam memulihkan uang dan aset negara. Dalam konferensi pers pada Juni 2026, Febrie menyampaikan total nilai pemulihan mencapai sekitar Rp379,2 triliun, yang berasal dari barang rampasan negara, uang pengganti perkara korupsi, denda administratif, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), setoran pajak, hingga penguasaan kembali kawasan hutan.

Angka tersebut kemudian berkembang dalam berbagai pernyataan publik menjadi sekitar Rp430 triliun, yang juga dikutip Hotman sebagai bukti keberhasilan kliennya. Namun, angka yang dipublikasikan secara resmi oleh Kejaksaan Agung dalam konferensi pers terakhir adalah sekitar Rp379,2 triliun.

Menangani Sejumlah Perkara Besar

Selain pemulihan aset, Febrie juga dikenal memimpin penanganan sejumlah perkara korupsi bernilai besar selama menjabat Jampidsus. Di antaranya kasus tata niaga timah, BTS Kominfo, Jiwasraya, Asabri, hingga berbagai perkara tindak pidana korupsi lain yang menyita perhatian publik. Di bawah kepemimpinannya, Kejaksaan Agung beberapa kali mencatatkan penyitaan aset dan pemulihan keuangan negara dalam jumlah besar sebagai bagian dari penegakan hukum.

Berdasarkan rekam jejak tersebut, Hotman menilai perkara yang kini menjerat Febrie perlu diuji secara objektif. Menurutnya, seseorang yang selama ini berkontribusi dalam penyelamatan aset negara seharusnya memperoleh proses hukum yang adil dan transparan.

Menurut Hotman, rekam jejak Febrie sebagai Jampidsus sangat mengesankan. Selain berhasil mengembalikan aset negara, Febrie juga sukses menangani beberapa perkara besar yang diselidiki Kejaksaan Agung, seperti kasus tata niaga timah, BTS Kominfo, dan Jiwasraya.

Analisis

Analisis ini dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, keberhasilan Febrie dalam mengembalikan aset negara menunjukkan kemampuan jampidsus ini dalam menangani kasus korupsi. Hal ini juga menunjukkan bahwa Hotman Paris memilih kliennya ini karena rekam jejak yang sangat baik.

Kedua, penanganan para perkara besar oleh Febrie menunjukkan kemampuan jampidsus ini dalam menangani kasus korupsi yang kompleks. Hal ini juga menunjukkan bahwa Hotman Paris percaya kemampuan Febrie dalam menangani kasus ini.

Terakhir, analisis ini dapat dilihat dari penilain Hotman Paris atas keputusan Febrie untuk menjadi kuasa hukum kliennya. Dalam keterangannya, Hotman menyebut perkara ini sangat penting dan memerlukan proses hukum yang adil dan transparan.

Berdasarkan analisis di atas, dapat dilihat bahwa keputusan Hotman Paris untuk menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah merupakan keputusan yang sangat penting. Hal ini menunjukkan bahwa Hotman percaya kemampuan Febrie dalam menangani kasus korupsi dan bahwa perkara ini perlu diuji secara objektif.

Dampak

Dampak ini dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, keputusan Hotman Paris untuk menjadi kuasa hukum Febrie akan memberikan dampak yang besar terhadap perkara korupsi di Indonesia. Hal ini karena Febrie sebagai Jampidsus memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam menangani kasus korupsi.

Kedua, penanganan perkara besar oleh Febrie akan memberikan dampak yang besar terhadap kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung. Hal ini karena rekam jejak Febrie sangat baik dalam menangani kasus korupsi.

Terakhir, dampak ini dapat dilihat dari analisis di atas. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa keputusan Hotman Paris untuk menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah merupakan keputusan yang sangat penting dan memiliki dampak yang besar.

Ringkasan

Mengapa Hotman Paris Membela Febrie Adriansyah? Menelisik Rekam Jejak yang Dianggap Prestasi Indopolitika.com

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru