Kembali ke Beranda

Samsung Galaxy Z Fold 8: Buku Saku yang Menyimpan Teknologi Masa Depan

23 Juli 2026 19:37
Redaksi trend.proAktif.id
Samsung Galaxy Z Fold 8: Buku Saku yang Menyimpan Teknologi Masa Depan

Samsung sepertinya menyadari bahwa generasi Fold mereka berubah total. Mungkin dari segi ergonomi, banyak pengguna Samsung protes akan model saat ini. Lebih sulit untuk penggunaan dan juga banyak sekali keluhan soal kemampuan layar setelah terlipat beberapa kali. Hal tersebut mengubah pandangan Samsung selama ini. 

Lewat Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra, semuanya resmi diperkenalkan di Galaxy Unpacked 2026. Sebenarnya, Samsung sendiri belum mentok dalam pengembangan ponsel lipat mereka. Tetapi, mencoba untuk hadirkan perubahan besar sebelum Apple dengan iPhone Fold mereka masuk ke pasar di akhir tahun ini.

Masalah Ergonomi Jadi Perhatian

Kali ini, Samsung mencoba hadirkan revolusi total di layar Fold8. Dengan mencoba bawa dua varian terbaru, Fold8 dan Fold8 Ultra sendiri. Rasanya, mereka mau mencoba untuk hadirkan karakter baru pada Galaxy Fold8 mereka. Tentu saja, ini lebih pendek dari generasi sebelumnya. 

Perangkat ini membawa cover screen 5,5 inci dengan rasio 10:16. Saat dibuka, layar utamanya berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3. Hasilnya, Fold8 terasa lebih lebar dan lebih pendek dibanding karakter Fold generasi sebelumnya. Kalau sebagian orang melihat model Samsung terbaru ini mungkin akan suka. Tetapi, apakah strategi Samsung kali ini akan berhasil? 

Keunikan Bentuk Kali ini Bakalan Jadi Pemenang

Dengan berat Galaxy Z Fold8 hanya 201 gram dan bentuknya seperti buku saku. Hal ini jadi kunci baru untuk menjaga ritme penjualan smartphone lipat. Sebelumnya, juga banyak orang sudah bosan atau pusing dengan pilihan berbeda. 

Untuk itu, Samsung untuk pertama kalinya membawa nama "Ultra" ke lini Galaxy Z Fold. Dan ini bukan sekadar embel-embel untuk membuat produk terlihat lebih mahal.

Dengan layar cover-nya berukuran 6,5 inci dan ketika dibuka berubah menjadi panel 8 inci. Bobotnya memang sedikit lebih berat di 215 gram, tetapi sebagai gantinya Samsung memberikan hardware yang lebih agresif, termasuk kamera utama 200MP, ultra-wide 50MP, telephoto 10MP dengan 3x optical zoom, serta baterai 5.000mAh.

Memecah Dua Ponsel Lipat Demi Pasar Berbeda?

Keduanya memang punya perbedaan mendasar. Pertama adalah teknologi dan kedua adalah bentuk itu sendiri. Dan Samsung akhirnya membagi jadi dua bagian. Dan keduanya punya keunggulan yang sama. 

Fold8 standar lebih fokus pada bagaimana teknologi foldable bisa masuk ke rutinitas pengguna smartphone biasa. Bobot 201 gram, desain yang lebih lebar, serta konfigurasi kamera yang lebih sederhana menunjukkan bahwa Samsung bersedia memprioritaskan pengalaman penggunaan dibanding sekadar mengejar daftar spesifikasi paling panjang.

Sementara Fold8 Ultra adalah tempat Samsung memamerkan kemampuan maksimalnya. Mulai dari Layar 8 inci, Kamera 200MP, Telephoto 3x, Baterai 5.000mAh. Performa flagship. Semua dikemas dalam perangkat foldable yang tetap bisa masuk ke saku.

Jadi, keduanya pun punya perbedaan berdasarkan kebutuhan itu sendiri. Namun, kebutuhannya kembali lagi. Mana yang cocok dengan kegiatan sehari-hari termasuk dengan pekerjaan maupun kesibukan di dunia maya. 

Memang ada yang membayar mahal demi dapat perangkat lebih lengkap dan ada juga yang bayar lebih mahal lagi hanya demi gengsi semata.

Apakah Samsung Galaxy Z Fold 8 akan menjadi buku saku masa depan? Mungkin saja, tergantung pada bagaimana penggunaannya dihadirkan. Namun, satu hal yang jelas, Samsung sudah mulai menjawab pernyataan bahwa ponsel lipat akan menjadi tren masa depan.

Ringkasan

Samsung Galaxy Z Fold 8: Buku Saku yang Menyimpan Teknologi Masa Depan - Blackxperience

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru