Kembali ke Beranda

Maling Ayam Tewas Dikeroyok: Kekerasan Tidak Perlu di Indonesia Ini!

27 Juli 2026 11:33
Redaksi trend.proAktif.id
Maling Ayam Tewas Dikeroyok: Kekerasan Tidak Perlu di Indonesia Ini!

Kriminalitas maling ayam bukanlah hal yang baru di Indonesia. Tidak lama yang lalu, sebuah kasus maling ayam menyeret seorang pria di Bali ke dalam kekerasan dan kematian.

Ia dituduh mencuri ayam dari petani di Tabanan, Bali. Namun, dalam keadaan yang memprihatinkan, ia kemudian ditikam dan dibunuh oleh massa.

Kepala Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, segera berbicara untuk menanyakan mengapa kejahatan ini terjadi dan bagaimana para pelaku akan diadili.

Rieke menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi individu untuk bermain hakim sendiri dan kekerasan harus ditangani oleh pihak berwajib.

Menurut Rieke, kemiskinan bukanlah alasan untuk menggunakan kekerasan. "Kami harus melawan kemiskinan melalui kebijakan, bukan dengan kekerasan

Berharap negara akan hadir untuk mengurangi trauma dari anak-anak dan keluarga korban.

Rieke juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus mengambil beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini.

Pertama-tama, mereka harus memberikan Jaminan Pengaman Sosial kepada keluarga yang rentan agar mereka tidak mencuri ayam karena lapar.

Kedua, mereka harus mengeluarkan program hukum gratis di desa untuk memberikan kesadaran masyarakat tentang hukum dan adil bagi semua.

Ketiga, mereka harus mengadakan pelatihan Pecalang dan aparart di desa tentang SOP penanganan individu secara profesional.

Rieke yakin bahwa peristiwa ini akan berdampak pada citra negara.

Rieke mengatakan, Bali seharusnya selalu ramah bagi turis, dan tidak boleh lupa untuk melindungi rakyatnya juga.

Rieke menekankan bahwa peristiwa ini harus digunakan sebagai pelajaran bagaimana untuk mengatasi masalah kemiskinan di negara ini.

Pada hari Jumat yang berdarah 24 Juli 2026, sekitar pukul 01.30 Wita, seorang pria yang berinisial KD terlihat mencuri ayam dari petani milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali

Ketika itu dia dituduh mencuri ayam, pria berinisial KD diserang dan dikeroyok massa. Dia meninggal usai mendapat luka pedang yang sangat parah.

Peristiwa ini membuat polisi terpaksa menutup Jalan Raya Munggu, di samping Desa Batunya, sekitar 30 menit, Kamis (23/7/2026)

Mereka mengatakan bahwa mereka tidak ingin adanya tindakan kekerasan yang melahirkan warga korban lagi

Saat ini kepolisian tidak hanya menyelidiki dugaan pencurian tetapi juga dugaan pengeroyokan dan kematian terduga pria korban.

Pada hari Kamis yang penuh dengan kekaisaran (21/7/2026) polisi berhasil mengamankan motor dan sepeda motor yang digunakan pria berinisial KD saat melakukan kejahatan pencurian ayam

Mereka menemukan sebuah sepeda motor bergaya motor creme pada jalan sekitar desa Batunya, Desa Batunya, kecamatan Baturiti. Sebelumnya ada sepeda motor warna hitam yang digunakan terduga pencercaan ayam.

Ringkasan

Kekerasan Tidak Perlu di Indonesia Ini! Polisi harus menangani kasus pengeroyokan maling ayam di Tabanan, Bali.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru