Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun
Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Kepulauan Yapen, Papua pada hari ini, Selasa 16 Juni 2026, pukul 12:43:24 WIT.
Pusat guncangan berada di darat dan tidak berpotensi memicu bencana tsunami, demikian disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat spesifik 1,94° LS dan 136,13° BT, tepatnya di wilayah daratan pada jarak 22 km arah Barat Daya di laut wilayah Kepulauan Yapen, Papua.
Kedalaman pusat gempa bumi sangat dangkal, yaitu 8 km, sekaligus menjelaskan guncangan yang terjadi diakibatkan langsung oleh aktivitas pergerakan patahan atau sesar Yapen.
Fenomena gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Guncangan ini timbul murni karena adanya aktivitas sesar Yapen yang memicu pergeseran batuan secara tiba-tiba di bawah permukaan.
Pertimbangan BMKG menambahkan bahwa mekanisme pergerakan geser atau dikenal dengan istilah strike-slip yang lazim ditemukan pada jalur patahan aktif di utara Papua.
Berdasarkan data, dampak guncangan gempa bumi dangkal berkekuatan magnitudo 3,8 ini dilaporkan telah dirasakan secara luas di wilayah Kota Serui. Skala intensitas guncangan yang dirasakan mencapai tingkat II hingga III MMI.
Jika dirasakan secara nyata orang-orang di dalam rumah, maka mengindikasikan bahwa getaran gempa bumi dirasakan seakan-akan ada sebuah truk berat yang sedang berlalu di dekat bangunan tempat tinggal warga. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa.
BMKG mengeluarkan beberapa panduan keselamatan bagi masyarakat. Pihak berwenang mendesak warga untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar.
BMKG memberitakan bahwa hingga monitoring terakhir yang dilakukan oleh petugas stasiun geofisika sampai dengan pukul 13:08 WIT, sama sekali tidak ada aktivitas gempa susulan atau aftershock yang tercatat.
atauInfo lengkap dapat cek link berita ini.
Website pdiperjuanganbali.id adalah portal berita independen yang tidak memiliki afiliasi, keterkaitan, maupun hubungan resmi dengan PDI Perjuangan, pemerintah daerah, maupun instansi/lembaga mana pun.
Domain ini diperoleh dari "domain expired" dan dikelola secara mandiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Gempa Bumi BMKG 16 Juni 2026 - Guncangan Wilayah Yapen Papua Pagi Ini