Kembali ke Beranda

Uni Eropa Siap Bantu RI Deploys Sitem Satelit untuk Menguji Gempa di NTT

16 Agustus 2026 04:05
Redaksi trend.proAktif.id
Uni Eropa Siap Bantu RI Deploys Sitem Satelit untuk Menguji Gempa di NTT

Pada tanggal 14 Agustus, gempa bumi berkekuatan 7,7 SR menghantam pantai timur Indonesia.

Menurut Badan Sarana dan Prasarana Pemadam Kebakaran Daerah (BPDB) Provinsi NTT, setidaknya 20 orang meninggal dan puluhan lainnya terluka. Pengungsian dan evakuasi korban masih berlangsung.

Bahwa gempa bumi ini juga menyebabkan tanah longsor, kerusakan infrastruktur, dan gangguan komunikasi, sehingga proses evakuasi semakin rumit.

Copernicus adalah sistem observasi bumi Uni Eropa yang bisa digunakan untuk menampakkan data satelit dalam situasi darurat, seperti gempa bumi. Data satelit ini bisa digunakan untuk membuat peta cepat lokasi yang terkena dampak, dan mendukung upaya evakuasi darurat.

Menurut Komisi Eropa, Copernicus adalah 'mata di langit' yang selalu siap untuk bantu dalam misi pemantauan dan evakuasi. Dengan demikian, Uni Eropa dapat berkontribusi dalam upaya evakuasi.

Latar belakang peristiwa gempa bumi berkekuatan 7,7 SR di daerah NTT adalah kegagalan perangkat keras perisai tsunami. Kegagalan ini terdeteksi pada malam hari 14 Agustus dan menimbulkan 0,3 meter gelombang tsunami. Sementara itu, para korban juga mengalami gempa yang berlangsung selama 30 detik.

Kata Von der Leyen, Gempa bumi ini memberi dampak parah pada korban, bahkan para korban telah kehilangan rumah mereka karena kerusakan akibat gempa.

Von der Leyen juga berharap Copernicus bisa memantu untuk mengidentifikasi daerah yang perlu mendapat perhatian. Hal ini dapat membantu menyelamatkan lebih banyak jiwa.

Copernicus telah membantu Uni Eropa memberikan bantuan kepada lebih dari 100 negara sejak tahun 2014, termasuk Indonesia.

Von der Leyen juga menambahkan bahwa ini merupakan contoh nyata bagaimana Uni Eropa dapat menolong setiap negara yang mengalami bencana alam dengan menggunakan teknologi.

Copernicus merupakan satu-satunya infrastruktur satelit yang dimiliki Uni Eropa yang dapat mengumpulkan data dan menggunakannya untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat membantu mencegah atau menanggulangi bencana.

Mengutip sumber, Uni Eropa menggambarkan Copernicus sebagai 'buku harian langit' yang dapat mendukung dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di daerah-daerah terpencil.

Suporter dan penggemar dapat mendukung para korban gempa bumi NTT dengan cara membantu mereka dengan menyumbang dengan beberapa cara:

1. Membantu korban dengan menyumbangkan beberapa uang untuk membantu biaya untuk pengobatan dan rehabilitasi dan lainnya.

2. Membantu korban dengan memberikan dukungan moril, menemaninya di saat mereka memerlukan dukungan psikologis.

3. Membantu korban dengan mendonasikan barang dan peralatan bagi korban dengan kebutuhan lebih.

Ringkasan

Uni Eropa Siap Bantu RI Deploys Sitem Satelit untuk Menguji Gempa di NTT VOI.ID

Sumber: voi.id

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru