Kembali ke Beranda

Starbucks Korea Tutup 2.110 Gerai, Kontroversi dan Penyesalan

17 Juni 2026 18:48
Redaksi trend.proAktif.id
Starbucks Korea Tutup 2.110 Gerai, Kontroversi dan Penyesalan

Starbucks Korea akhirnya tutup lebih awal seluruh 2.110 gerainya pada Senin, 22 Juni 2026, jam 15.00 waktu setempat. Ini sebagai respons atas kontroversi kampanye pemasaran “Tank Day” yang dianggap menghina tragedi berdarah Gwangju 1980.

Jumlah karyawan yang terdampak lebih dari 23.000 orang diwajibkan mengikuti pelatihan kesadaran sejarah selama tiga jam. Gerai kembali beroperasi seperti biasa pada keesokan harinya.

Ketua Shinsegae Group, pemegang lisensi solek Starbucks di Korea, menyatakan kesalahan dan akan mengikuti pelatihan bersama karyawan.

Pemicunya adalah promosi botol minum besar bernama Tank Series. Tim pemasaran menamai promosi itu “Tank Day” dengan tanggal “5/18” sebagai hari diskon khusus. Namun, kata “tank” dan angka 5/18 memiliki makna sakral yang sangat dalam bagi masyarakat Korea.

Publik langsung bereaksi keras, bahkan Presiden Lee Jae-myung menyebut promosi itu sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan memalukan.

Investigasi internal menemukan bahwa konsep kampanye dihasilkan oleh kecerdasan buatan yang tidak memahami konteks sejarah lokal. Lima anggota tim pemasaran dan eksekutif terlibat.

CEO Starbucks Korea, Son Jung-hyun, kemudian dicopot dari jabatannya.

Penutupan serentak ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan jangka panjang yang sempat runtuh.

Perusahaannya juga menyesali insiden ini dan menyatakan dukungan atas langkah perbaikan yang diambil mitra lokalnya.

Ringkasan

Berita terbaru tentang tutupnya 2.110 gerai Starbucks di Korea Selatan, di mana penggunaan AI dalam kampanye pemasaran yang menghina tragedi Gwangju 1980 digunakan, dan langkah perbaikan yang diambil perusahaan.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru