Kembali ke Beranda

Pria di Tabanan Tewas Dikeroyok Usai Kepergok Maling Ayam, Motornya Dibakar

26 Juli 2026 03:59
Redaksi trend.proAktif.id
Pria di Tabanan Tewas Dikeroyok Usai Kepergok Maling Ayam, Motornya Dibakar

Pada Jumat (24/7) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita, sebuah peristiwa tragis terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Pria berinisial KD tewas dikeroyok warga usai kepergok mencuri ayam milik I Wayan Adi Suteja (31). Warga yang emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, peristiwa itu terjadi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut. "Warga emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Wiwik. Personnel Polsek Baturiti tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita dan mendapati KD sudah dalam kondisi meninggal dunia.

WDK mengakui bahwa pengeroyokan terjadi karena warga merasa terancam dengan munculnya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut. "Warga yang merasa terancam oleh kasus kehilangan ayam kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia. Kami telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk seekor ayam yang hendak dicuri, satu bilah golok, serta tas berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai.

Wiwik juga menyatakan bahwa tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi sidik jari di lokasi. "Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga pada Jumat sore," imbuh Wiwik. Jasad KD dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Semara Ratih, Tabanan. Kami telah menghantar keluarga korban untuk mengambil alih jenazah.

Diketahui bahwa kebanyakan penduduk miskin di Bali tidak mampu bertahan hidup hingga beberapa hari dengan uang Rp 10.000,- saja. Ini merupakan salah satu alasan mengapa pengeroyokan terjadi. "Warga yang merasa terancam oleh kasus kehilangan ayam kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia. Warga memang masih belum cukup mampu untuk melihat masalah ayam dengan cara yang lain,

Analisis menunjukkan bahwa peristiwa yang terjadi tidak hanya karena kasus kehilangan ayam, tetapi juga karena faktor ekonomi dan tingkat kesadaran masyarakat. Peranan pemerintah memainkan peran penting dalam menangani kasus kehilangan ayam dan menggalakkan kesadaran di masyarakat. Mereka perlu membuat program untuk meningkatkan ekonomi warga.

Jadi, apa yang dapat kita ambil untuk menghindari peristiwa ini kembali terjadi. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati hutan adat dan masyarakat adat di Bali. Kedua, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan dan pentingnya pengawasan masyarakat terhadap kegiatan ilegal yang terjadi di hutan adat. Ketiga, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan lingkungan, sehingga kegiatan ilegal tidak akan bisa terjadi.

Ringkasan

Pria di Tabanan Tewas Dikeroyok Usai Kepergok Maling Ayam

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru