Prajurit TNI Kibarkan Bendera Merah Putih di Pedalaman Papua: Simbol Kedaulatan Bangsa
Prajurit TNI mengibarkan bendera Merah Putih di pedalaman Papua, di mana terjadi pertempuran antara...
7 Agustus 2026 12:54 WIB waktu baca 2 menit
Polisi memastikan mayat pria dalam mobil ditemukan di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, merupakan Chandra Waskito, bos konter ponsel asal Kabupaten Semarang yang diduga menjadi korban penculikan oleh perampok.
"Iya, bos konter HP Chandra Waskito," kata Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo kepada kumparan, Jumat (8/8).
Chandra diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Ia kemudian diculik sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz berwarna hitam.
"(Pelaku) masih dalam proses penyelidikan," ujar Heru.
Berdasarkan laporan, perampokan dan penculikan diduga terjadi di sebuah konter telepon seluler di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/8) siang.
Karyawan konter curiga karena konter belum dibuka meski hari sudah siang. Mereka kemudian menghubungi pemilik konter bernama Chandra berkali-kali, tetapi tidak mendapat respons. Karyawan akhirnya mendobrak pintu konter.
Setelah dibuka, kondisi konter ditemukan berantakan. Sejumlah barang, termasuk ponsel dan mobil Honda Jazz berwarna hitam yang diduga milik korban, dilaporkan hilang.
Pihak polisi telah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari tahu identitas dan motif pelakunya.
Jarak antara Gubug, Kabupaten Grobogan, dengan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sekitar 46 kilometer.
Berdasarkan data yang ada, belum jelas apakah korban Chandra Waskito merupakan salah satu korban penculikan yang paling sering terjadi dalam sejarah Indonesia.
"Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan," kata Bodia Teja Lelana, Kasatreskrim Polres Semarang.
Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, kejahatan penculikan di Indonesia masih mengancam keselamatan banyak orang.
Pada tahun 2022, terdapat 2.345 kasus penculikan yang dilaporkan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil Bos Konter Asal Semarang: Diculik Perampok