Cruz Azul Tanpa Tiga Pemain Utama Hadapi Xolos de Tijuana: Analisis dan Prediksi
Berita Terkini tentang Cruz Azul dan Xolos de Tijuana: Kapan, Siapa, Dimana, Mengapa dan Bagaimana
Cerita Sudaryono Ditelepon Teddy untuk Jadi Kepala BGN
Rizky Fadli, Anak Kuli Bangunan yang Kini Berpangkat Perwira TNI
Istana: Pergantian Kepala BGN Tak Hambat Perbaikan Tata Kelola MBG
Viral Aksi Flexing Anak Eks Plt Sekda Gayo Lues Disorot Warganet
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues Aceh
DPRD Gowa Tegaskan Permohonan Mediasi Bupati Tak Hentikan Hak Angket
Gebrakan B50 (9): Tak Berhenti pada B50, Pemerintah Mulai Siapkan B60
Gebrakan B50 (8): Mengapa Uni Eropa Terus Mempersoalkan Sawit Indonesia?
Gebrakan B50 (7): Benarkah Petani Sawit Bakal Paling Diuntungkan?
Kemenkes Venezuela Konfirmasi 3 Kematian akibat Hantavirus
Trump Jagokan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB Baru
China Tiba-tiba Borong Durian Vietnam
Rachel/Febi Singkirkan Unggulan Kedua pada China Open 2026
Efek Megawati, YouTube Hyundai Hillstate Langsung Meledak
10 Negara Besar Bidik Kembali ke Piala Dunia 2030
Aktris 'Godzilla vs Kong' Kaylee Hottle Tewas Akibat Kecelakaan Mobil
15 Kegiatan Seru dan Edukatif untuk Perayaan Hari Anak Nasional 2026
IU Tunda Tur Konser dan Album Baru Imbas Sakit Telinga Semakin Parah
Nvidia Rilis AI Pendeteksi Deepfake, Cek Video Palsu 22 Milidetik
Geely Coolray vs Chery Omoda 5 GT, Siapa SUV Mesin Turbo Terbaik?
Meta Uji Coba StoryKit, AI Pembuat Dongeng Anak dan Musik
TNI-Polri Disebut Ikut Urus Pajak, DJP Luruskan Informasi
Pengawasan Pajak Gandeng Aparat, Aturan DJP Picu Polemik
Jejak Jesslyn Terungkap, Polisi Telusuri Penerbangan ke Malaysia
Jakarta, Beritasatu.com – Bali United memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan bek tengah, Thomas Lam.
Pemain asal Finlandia berdarah Belanda itu direkrut guna menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Perekrutan ini dilakukan setelah manajemen mengevaluasi performa sektor belakang Serdadu Tridatu pada musim lalu.
Kedatangan Thomas Lam diumumkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri, pada Selasa (21/7/2026).
"Melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan untuk pemain di sektor pertahanan." ujar Yabes.
Lam merupakan bek tengah 32 tahun dengan tinggi badan 188 sentimeter.
Ia memiliki pengalaman bermain di sejumlah kompetisi Eropa dan Australia sebelum memutuskan berkarier di Indonesia bersama Bali United.
Menariknya, Lam memiliki sejarah dengan dua pilar Bali United saat ini yakni pelatih Johnny Jansen dan kiper Mike Hauptmeijer.
Lam pernah bermain di bawah asuhan Jansen, dan berbagi lapangan dengan Hauptmeijer ketika berseragam PEC Zwolle.
Lam tercatat membela PEC Zwolle dalam tiga periode, yakni musim 2014/2015, 2018/2019, dan 2023/2024.
Selain berkarier di Belanda, ia juga pernah memperkuat sejumlah klub luar negeri, seperti Nottingham Forest di Inggris, FC Twente di Belanda, Melbourne City di Australia, hingga terakhir membela Apollon Limassol FC di Siprus.
Pengalaman panjang bermain pada berbagai kompetisi benua Eropa diharapkan menjadi modal penting bagi Lam untuk memperkuat lini pertahanan Bali United sepanjang musim kompetisi 2026/2027.
Dengan hadirnya Lam, Bali United berharap sektor pertahanan menjadi lebih solid sehingga mampu bersaing pada papan atas klasemen Super League musim ini.
Para penggemar sepak bola Indonesia semakin bersemangat menantikan hasil pertandingan.
Tidak hanya itu, peran pentingnya Thomas Lam dalam meningkatkan performa tim tidak bisa dianggap remeh.
Kita bisa melihat dari pengalaman bermainnya di berbagai negara.
Perkuat Lini Belakang, Bali United Rekrut Eks Anak Asuh Johnny Jansen BeritaSatu.com