Kembali ke Beranda

Penurunan Harga Pertamax Bisa Tertahan Jika Minyak Cepat Stabil Tinggi

24 Juli 2026 17:20
Redaksi trend.proAktif.id
Penurunan Harga Pertamax Bisa Tertahan Jika Minyak Cepat Stabil Tinggi

Berita mengenai penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax telah menjadi perhatian banyak pihak. Pertamina sebagai penyedia BBM nonsubsidi memiliki tanggung jawab untuk menentukan harga BBM yang sesuai dengan kemampuan keuangan masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa harga minyak mentah dunia sangat mempengaruhi harga BBM. Jika harga minyak mentah terus bertahan di level psikologis tinggi, maka tidak akan ada penurunan harga BBM nonsubsidi.

Ekonom Universitas Andalas, Syafrudin Karimi, menyatakan bahwa lonjakan harga minyak mentah yang terjadi baru-baru ini belum otomatis akan menentukan harga BBM nonsubsidi untuk periode Agustus 2026. Hal ini karena dalam sebagian besar periode evaluasi harga minyak mentah sempat berada di kisaran US$70/barel. Meskipun demikian, lonjakan harga minyak mentah dapat meningkatkan rata-rata harga BBM Mean of Platts Singapore (MOPS) yang menjadi salah satu acuan penetapan harga BBM nonsubsidi.

Selain itu, lonjakan harga tersebut juga dapat meningkatkan premi kargo, ongkos angkut, dan biaya pengadaan. Oleh karena itu, jika harga minyak mentah terus bertahan di level psikologis tinggi, maka tidak akan ada penurunan harga BBM nonsubsidi. Skenario paling masuk akal untuk Agustus ialah harga Pertamax tetap, bukan turun besar atau langsung naik tajam.

Berdasarkan data dan analisis yang telah disebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa penurunan harga Pertamax tidak akan terjadi jika harga minyak stabil tinggi. Hal ini karena harga minyak mentah dunia sangat mempengaruhi harga BBM nonsubsidi. Oleh karena itu, untuk menghindari penurunan harga BBM nonsubsidi, maka harga minyak mentah harus dikelola dengan baik.

Perlu diingat bahwa peraturan harga BBM nonsubsidi dapat berubah-ubah sesuai dengan kemampuan keuangan masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap harga BBM nonsubsidi agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Jika harga minyak mentah terus bertahan di level psikologis tinggi, maka tidak akan ada penurunan harga BBM nonsubsidi. Oleh karena itu, perlu dilakukan antisipasi dan upaya untuk menghindari penurunan harga BBM nonsubsidi. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan efisiensi pengadaan BBM dan mengurangi biaya operasional.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi pengadaan BBM, perlu dilakukan analisis dan evaluasi terhadap harga BBM nonsubsidi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat analisis ekonomi yang canggih serta memperhatikan peraturan harga BBM nonsubsidi yang berlaku. Dengan demikian, dapat diperoleh informasi yang akurat tentang harga BBM nonsubsidi.

Ringkasan

Penurunan Harga Pertamax Bisa Tertahan Jika Minyak Cepat Stabil Tinggi - Bloomberg Technoz

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru