Kembali ke Beranda

Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang

18 Juli 2026 23:38
Redaksi trend.proAktif.id
Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang

Sindikat pencurian modul base transceiver station (BTS) diungkap Satresmob Bareskrim Polri. Perusahaan penyedia jaringan seluler mengalami kerugian puluhan miliar rupiah akibat pencurian modul BTS ini. Pencurian tersebut menyebabkan pelanggan kehilangan sinyal.

Pencurian modul BTS itu menyebabkan ribuan pelanggan di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (Jabar) kehilangan sinyal. Pihak perusahaan juga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. Pihak penyedia jaringan seluler berulang kali kehilangan perangkat modul BTS, yang kemudian dilaporkan ke kepolisian.

Polisi menyita 38 unit modul BTS berbagai tipe, telepon genggam (handphone/HP), identitas pelaku, dan kendaraan operasional. Hilangnya komponen vital ini berimbas langsung pada lumpuhnya jaringan telekomunikasi masyarakat. Polisi menyatakan bahwa kerugian immaterial yang dirasakan masyarakat lebih besar lagi, akibat terputusnya akses komunikasi yang mengganggu aktivitas bisnis dan harian.

Kasus ini terungkap saat pihak penyedia jaringan seluler dan internet berulang kali kehilangan perangkat modul BTS. Melalui analisis rekaman CCTV dan pelacakan lapangan, polisi dapat mengidentifikasi para pelaku yang menyamar sebagai teknisi resmi dan datang menggunakan mobil Toyota Avanza hitam.

Para pelaku memiliki kemampuan teknis karena pernah bekerja di bidang jaringan telekomunikasi. Mereka juga berkomplot dengan oknum pegawai aktif di perusahaan penyedia jaringan seluler. Para pelaku memanfaatkan pengetahuan dan akses yang mereka miliki sebagai mantan pekerja atau vendor instalasi jaringan untuk membongkar box modul BTS tanpa memicu kecurigaan warga sekitar.

Melalui penyisiran di wilayah hukum Polresta Serang Kota, tim gabungan membongkar aksi pencurian modul BTS di 5 lokasi berbeda. Di setiap lokasi, petugas mengidentifikasi aksi pencurian yang dilakukan oleh oknum karyawan vendor aktif, menggunakan mobil Daihatsu Sigra. Pelaku mencuri sebanyak 15 unit modul BTS dan menjualnya kepada penadah lokal berinisial IG alias Kinoy di Kabupaten Lebak, Banten.

Pasca kasus ini, pihak Bareskrim Polri menegaskan akan terus mengejar para pelaku lain yang masih buron. Pihak tersebut juga berkomitmen untuk memburu penadah lokal di wilayah Karawang dan Lebak, serta menelusuri alur distribusi internasional untuk memutus rantai hitam pencurian infrastruktur negara.

Dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap tersangka Adhia, ditemukan aliran dana mencurigakan sebanyak 11 kali transaksi perbankan senilai puluhan juta rupiah kepada tersangka Ryan. Polisi menegaskan bahwa para pelaku diduga dikendalikan oleh jaringan internasional dan telah mengirim modul BTS yang dicuri ke luar negeri.

Modul BTS yang berhasil dicuri kemudian dikumpulkan oleh pengepul dan dikirim ke luar negeri melalui jasa ekspedisi atas arahan seorang warga negara asing (WNA), Jason Zhang yang diduga berada di Bangkok, Thailand. Polisi menangkap beberapa tersangka utama, di antaranya: AN dan ASA selaku eksekutor pencurian, RR: mantan teknisi (sapron) instalasi yang membobol wilayah Kalisari, Jaktim, dan GA selalu penadah dan pengepul barang curian.

Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) serta Pasal 591 KUHP tentang Penadahan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) serta Pasal 591 KUHP tentang Penadahan.

Berdasarkan laporan dari Polsek Taktakan, pihak Bareskrim Polri memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa polisi bersepakat untuk memburu para pelaku pencurian modul BTS dan memutus rantai hitam yang terhubung dengan kejahatan ini.

Masyarakat diharapkan untuk memberikan informasi tambahan tentang kasus ini kepada aparat penegak hukum. Pihak penyedia jaringan seluler juga berusaha meningkatkan keamanan infrastruktur jaringan seluler untuk mencegah insiden serupa di masa datang.

Analisis dari pihak pemerintah menunjukkan bahwa kasus ini merupakan contoh dari kerjasama yang efektif antara pihak berwajib dan masyarakat dalam melawan kejahatan dan menjaga keamanan.

Ringkasan

Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru