Klaim Keliru tentang Vaksin Human Papillomavirus Anak: Apa, Siapa, dan Mengapa
Mengenal klaim keliru seputar vaksin Human Papillomavirus anak dan pentingnya informasi yang akurat
Terpercaya, Cepat & Independen
Tim nasional Swiss membidik kemenangan poin penuh saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina dalam pertandingan kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Jumat, 19 Juni 2026 dini hari WIB.
Laga krusial ini menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak 32 besar setelah sama-sama meraih hasil imbang 1-1 pada laga perdana, di mana Swiss ditahan Qatar sedangkan Bosnia diimbangi Kanada.
Swiss sebenarnya tampil dominan dengan melepaskan 26 tembakan saat melawan Qatar, yang menjadi rekor tertinggi mereka di Piala Dunia sejak 1966, namun kebobolan gol penyama kedudukan pada menit ke-94.
"Jika Anda tidak memanfaatkan peluang di depan, Anda akan kebobolan," kata Granit Xhaka, Kapten Timnas Swiss dilansir dari beIN Sports.
Ia menilai timnya kehilangan ketenangan dan membuang banyak peluang emas akibat terburu-buru ingin menambah keunggulan sepanjang jalannya pertandingan babak kedua.
"Mungkin kami juga sedikit kehilangan kesabaran, berpikir bahwa kami benar-benar harus mencetak gol kedua. Kami harus cukup cerdas dan berpengalaman untuk mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan." ujar Granit Xhaka, Kapten Timnas Swiss.
Hasil tersebut memicu kritik keras dari sang kapten terhadap manajemen permainan tim yang dinilainya tidak boleh terjadi dalam kompetisi tingkat tinggi.
"Kami tahu mereka menunggu momen mereka. Dan mereka mendapatkannya di menit ke-94. Kami kehilangan ritme di akhir babak kedua. Itu tidak boleh terjadi di level ini." kata Granit Xhaka, Kapten Timnas Swiss.
Gelandang klub Sunderland itu juga mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk segera mengevaluasi diri dan tidak terbuai oleh ekspektasi publik yang terlalu tinggi.
"Sekarang kita harus kembali ke kenyataan dan menghadapi realitas. Dan kenyataannya adalah kita sama sama belum siap untuk membicarakan gelar atau Piala Dunia terbaik kita." ujar Granit Xhaka, Kapten Timnas Swiss.
Di sisi lain, pelatih Ceko Miroslav Koubek juga bersiap menghadapi laga penentu Grup A melawan Afrika Selatan pada Kamis malam demi menjaga peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
"Masih ada 6 poin yang bisa diraih dan 3 poin di antaranya ada di depan mata. Tentu saja kami sangat ingin meraih 3 poin tersebut," kata Miroslav Koubek, Pelatih Ceko di laman resmi Federasi Sepak Bola Ceko.
Akurat.co melaporkan Bosnia dan Herzegovina memiliki modal tren belum terkalahkan dalam lima laga terakhir, meski kemungkinan kehilangan penyerang kunci Edin Dzeko dan Haris Tabakovic karena potensi cedera.
Berikut adalah posisi klasemen sementara per hari Kamis, 18 Juni 2026 berdasarkan data dari Tirto.id:
Pertandingan Grup B lainnya antara Kanada melawan Qatar dijadwalkan berlangsung di Stadion BC Place Vancouver pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.
Website pdiperjuanganbali.id adalah portal berita independen yang tidak memiliki afiliasi, keterkaitan, maupun hubungan resmi dengan PDI Perjuangan, pemerintah daerah, maupun instansi/lembaga mana pun.Â
Domain ini diperoleh dari "domain expired" dan dikelola secara mandiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berita Terbaru Piala Dunia 2026, Swiss Hadapi Bosnia dan Herzegovina pada Laga Ke-2 Piala Dunia 2026