Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun
Cinema XXI Mencapai Titik Puncak dalam Menggunakan Dana IPO Rp217 Triliun
RD Kongo tidak hanya berharap mengulang kenangan manis di Stadion Guadalajara, tetapi juga ingin meninggalkan kepingan emas di Piala Dunia 2026. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke turnamen ini dengan hasil imbang 1-1 melawan Portugal.
Stadion Guadalajara menyimpan kenangan manis bagi timnas Republik Demokratik Kongo. Di sinilah mereka berpesta dua bulan silam dengan kemenangan 1-0 atas Jamaika dalam babak playoff. Kemenangan itu menandai kembalinya RD Kongo ke Piala Dunia setelah 52 tahun absen.
Kongo mendominasi laga tersebut, tetapi hingga 90 menit tak dapat mencetak gol. Pertahanan Jamaika sulit untuk ditembus. Lantas, tibalah sepakan sudut melengkung yang disontek dengan paha oleh Axel Tuanzebe menjadi gol pada menit ke-100.
Skor bertahan hingga peluit akhir ditiup. Kemenangan itu disambut gegap gempita ribuan pendukung di stadion. Para pemain berpelukan merayakan. Adapun Pelatih Sebastien Desabre sampai bersujud memukul-mukul rumput sebagaimana terekam dalam video FIFA.
Desabre menyatakan harapannya untuk mengulang kenangan manis itu. "Kami lolos ke Piala Dunia di stadion ini dalam suasana yang luar biasa. Jadi, saya harap besok akan sama," katanya.
Meski Kolombia lebih berpengalaman di Piala Dunia, RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke turnamen ini. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, seperti menahan imbang Portugal.
Kolombia, yang telah menang atas Uzbekistan dengan skor 3-1, tentu saja menjadi tim yang difavoritkan. Namun, RD Kongo tidak ingin meninggalkan kepingan emas di Piala Dunia 2026. Mereka ingin lolos dari fase grup dan butuh tiga atau empat poin untuk mencapai itu.
Desabre juga menyatakan bahwa RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka mampu bermain dengan baik. "Kami telah menunjukkan bahwa kami mampu melakukan hal-hal yang luar biasa," katanya.
RD Kongo tidak hanya berharap mengulang kenangan manis di Stadion Guadalajara, tetapi juga ingin meninggalkan kepingan emas di Piala Dunia 2026. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke turnamen ini dengan hasil imbang 1-1 melawan Portugal.
Desabre juga menyatakan bahwa RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka mampu bermain dengan baik. "Kami telah menunjukkan bahwa kami mampu melakukan hal-hal yang luar biasa," katanya.
RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke turnamen ini. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, seperti menahan imbang Portugal.
Misalkan, RD Kongo dapat mengulang kemenangan 1-0 atas Jamaika, maka mereka dapat meninggalkan kepingan emas di Piala Dunia 2026.
RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke turnamen ini. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, seperti menahan imbang Portugal.
Kolombia, yang telah menang atas Uzbekistan dengan skor 3-1, tentu saja menjadi tim yang difavoritkan. Namun, RD Kongo tidak ingin meninggalkan kepingan emas di Piala Dunia 2026. Mereka ingin lolos dari fase grup dan butuh tiga atau empat poin untuk mencapai itu.
Desabre juga menyatakan bahwa RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka mampu bermain dengan baik. "Kami telah menunjukkan bahwa kami mampu melakukan hal-hal yang luar biasa," katanya.
RD Kongo telah menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke turnamen ini. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, seperti menahan imbang Portugal.
Mimpi Sang "Underdog" RD Kongo Mengulang Kenangan Indah di Guadalajara Kompas.id