iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/dQw4w9WgXcQ" title="Rick Astley - Never Gonna Give You Up (Official Music Video)" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen>
/div>
Lionel Messi dipastikan menjadi pusat perhatian dalam final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Hal ini tidaklah mengejutkan, karena ia telah menunjukkan kemampuan fenomenal selama turnamen ini, dengan mencetak delapan gol dan empat assist. Ia merupakan motor utama yang membawa Argentina kembali ke final, dan ia tetap menjadi ancaman terbesar yang harus diwaspadai oleh Spanyol.
Meski demikian, pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memastikan bahwa timnya tidak akan menerapkan strategi man-marking atau pengawalan khusus terhadap Messi. Namun, ia mengakui bahwa pemain berusia 39 tahun itu tetap menjadi tantangan yang sangat berat untuk dihadapi. De la Fuente juga mengungkap bahwa dia memiliki pengalaman yang masih membekas dalam ingatannya, yaitu ketika ia masih melatih tim junior Sevilla dan menghadapi Barcelona di ajang Copa del Rey.
Kisah itu terjadi lebih dari dua dekade lalu, ketika De la Fuente masih melatih tim U-19 dan menghadapi Barcelona. Pada saat itu, Spanyol menempatkan seorang pemain untuk melakukan man-marking terhadap Messi. Namun, keadaan berubah drastis setelah pemain tersebut menerima kartu kuning dan terpaksa ditarik keluar. Dalam 15 menit, Messi mencetak empat gol.
De la Fuente menegaskan bahwa pengalaman itu bukan berarti Spanyol akan kembali menempatkan satu pemain untuk terus membayangi Messi di final nanti. Ia menekankan bahwa cara terbaik menghadapi Messi bukan dengan menugaskan satu pemain khusus, melainkan melalui organisasi permainan yang solid. Spanyol akan berusaha membatasi ruang gerak sang megabintang tanpa mengorbankan keseimbangan permainan tim.
Analisis menunjukkan bahwa Spanyol haruslah memiliki kerjasama tim yang sangat baik jika ingin menghadapi Messi. Mereka perlu memiliki kekuatan serangan yang kuat untuk dapat mengimbangi kemampuan Messi. Selain itu, mereka juga perlu memiliki kekuatan pertahanan yang kuat untuk dapat mencegah Messi mencetak gol.
Prediksi ke depan menunjukkan bahwa pertandingan ini akan sangat menarik untuk disaksikan. Messi akan tetap menjadi pusat perhatian, dan Spanyol haruslah memiliki strategi yang sangat baik untuk dapat menghadapinya. Namun, kami percaya bahwa Spanyol akan memiliki kemampuan untuk menghadapi Messi dan mencapai kemenangan.
Ringkasan
Messi Tak Akan Dikawal Ketat, Pelatih Spanyol Ungkap Alasannya detikcom