Kembali ke Beranda

Mengancam Industri Otomotif, Pabrik Komponen Hengkang dari Mojokerto!

22 Juni 2026 11:27
Redaksi trend.proAktif.id
Mengancam Industri Otomotif, Pabrik Komponen Hengkang dari Mojokerto!

MOJOKERTO, Indonesia - Berita terbaru dari Mojokerto, kabupaten di provinsi Jawa Timur bahwa salah satu industri komponen otomotif akan menjalin relisasi tempat untuk berproduksi ke Vietnam. Berdasarkan pernyataan yang diterima oleh Kompas.com, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengaku belum menerima pemberitahuan resmi terkait kabar tersebut.

Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Yo'ie Afrida Soesetyo, informasi yang diterimanya masih berasal dari media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Dia menegaskan belum menerima informasi resmi dari pihak perusahaan ini. "Jujur kami belum mendapat informasi resminya. Belum jelas juga. Ya kami tunggu dulu"," kata dia.

Pemerintah daerah harus menunggu informasi yang valid sebelum mengambil langkah lebih jauh. "Kami cek dahulu. Kami belum bisa berbuat apa-apa, sambil menunggu kondisi di bawah. Justru kalau kami merespon apa yang disampaikan Pak Saiid, akan menimbulkan kegaduhan, malah tidak kondusif. Kasihan. Kami cek dulu, apa betul. Karena Saiid kan bilangnya juga masih inisial. Jadi kami masih meraba-raba," ujarnya.

Menurut dia, kondisi ekonomi dunia yang belum stabil dapat berdampak pada potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri otomotif. Dia menilai hal ini dapat memengaruhi dunia industri.

"Itu unpredictable kalau potensi PHK. Kalau kita lihat pada kondisi global yang tidak baik-baik saja, mungkin akan berpengaruh pada kenaikan biaya produksi. Kita tahu semua BBM juga seperti itu. Multiplier effect-nya kan semua otomatis lewat angkutan. Itu membuat jadi mahal. Sementara permintaan dari pasar sendiri kita juga belum tahu," katanya.

Perlu diingat, potensi pemutusan hubungan kerja ini bukan berdasarkan pada kegiatan perusahaan, melainkan pada kebijakan perusahaan dalam menyikapi kondisi ekonomi global yang belum menentu. Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Saiid Iqbal, mengungkapkan adanya informasi mengenai du perusahaan komponen otomotif di Jawa Timur yang berencana untuk memindahkan sebagian produksi mereka ke Vietnam.

Menurut Saiid, rencana pindah tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang belum menentu serta perubahan strategi industri otomotif menuju kendaraan listrik. Ia menyebut pemerintah Vietnam dinilai lebih agresif dalam memberikan dukungan terhadap pengembangan industri kendaraan listrik. Dari informasi yang diterimanya, sebagian produksi kedua perusahaan tersebut berpotensi dipindahkan ke Vietnam, yang dapat berdampak terhadap ribuan pekerja.

Namun, perlu diingat bahwa informasi tersebut masih bersifat awal dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak manajemen perusahaan untuk mengantisipasi potensi dampak terhadap pekerja. Menurut Sa'id, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) akan melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak manajemen perusahaan untuk mengantisipasi potensi dampak terhadap pekerja.

Ringkasan

Pabrik Komponen Otomotif di Mojokerto Mengalami Perubahan Strategis yang Terkait dengan Kondisi Ekonomi Global

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru