Kembali ke Beranda

Mati Lampu Bergilir Mengganggu Layanan Publik dan Mobilitas Warga Surabaya

19 Juni 2026 14:14
Redaksi trend.proAktif.id
Mati Lampu Bergilir Mengganggu Layanan Publik dan Mobilitas Warga Surabaya

Surbaya, 19 Juni 2026 - Pemadaman listrik bergilir masih melanda Surabaya, gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah menyebabkan mati lampu bergilir. Pada Jumat pagi, sedikitnya tujuh traffic light padam hampir bersamaan, kondisi ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya kewalahan mengatur lalu lintas.

Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dishub Surabaya, Abi Dwi Septianto, mengatakan pemadaman terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dari sejumlah titik yang terdampak, hanya sebagian yang bisa ditopang menggunakan genset. Abi memperkirakan pemadaman traffic light masih berpotensi terjadi secara bergantian hingga sore hari, sebab belum ada kepastian mengenai durasi gangguan maupun jadwal normalisasi pasokan listrik.

Dishub sebelumnya telah menerima informasi adanya gangguan kelistrikan dari PLN, namun informasi yang diterima belum menjelaskan secara rinci wilayah mana saja yang akan terdampak pemadaman. Koordinasi sementara baru dilakukan dengan PLN Surabaya Utara, Dishub juga telah menyerahkan data simpang lalu lintas yang berada di wilayah kerja tersebut untuk membantu proses penanganan.

Gangguan pada sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur menyebabkan berkurangnya kapasitas pasokan listrik, kondisi ini memaksa PLN menerapkan manajemen beban di sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur Dana Puspita Sari membenarkan bahwa manajemen beban masih dilakukan hingga Jumat pagi.

Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan di jalan raya, sejumlah perkantoran juga dilaporkan mengalami gangguan listrik, diantaranya di kawasan Jalan Taman Apsari, Gubernur Suryo dan Panglima Sudirman. Warga dan pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan yang terdampak pemadaman karena berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas maupun risiko kecelakaan.

Latar belakang peristiwa ini adalah adanya gangguan pada sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur, sehingga kapasitas pasokan listrik berkurang. Hal ini menyebabkan PLN harus menerapkan manajemen beban di sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Kondisi ini juga mempengaruhi layanan publik dan mobilitas warga, sehingga perlu penanganan yang cepat dan efektif untuk mengatasi dampaknya.

Analisis dari peristiwa ini menunjukkan bahwa PLN perlu meningkatkan kapasitas pasokan listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur, serta melakukan perawatan dan pemeliharaan yang rutin pada sistem pembangkit listrik. Selain itu, perlu dilakukan koordinasi yang baik antara PLN, Dishub, dan pemerintah daerah untuk mengatasi dampak pemadaman dan meningkatkan layanan publik dan mobilitas warga.

Prediksi ke depan, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur, serta meningkatkan kapasitas pasokan listrik untuk mengatasi dampak pemadaman. Selain itu, perlu dilakukan peningkatan koordinasi antara PLN, Dishub, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan publik dan mobilitas warga.

Fakta penting dari peristiwa ini adalah bahwa gangguan pada sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur menyebabkan berkurangnya kapasitas pasokan listrik, sehingga memaksa PLN menerapkan manajemen beban di sejumlah daerah. Hal ini mempengaruhi layanan publik dan mobilitas warga, sehingga perlu penanganan yang cepat dan efektif untuk mengatasi dampaknya.

Kutipan dari Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur Dana Puspita Sari, bahwa manajemen beban masih dilakukan hingga Jumat pagi, menunjukkan bahwa PLN masih berusaha untuk mengatasi dampak pemadaman. Namun, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas pasokan listrik dan mengatasi dampak pemadaman.

Surabaya merupakan salah satu kota besar di Indonesia, sehingga gangguan pada sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi dan sosial di kota ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan yang cepat dan efektif untuk mengatasi dampak pemadaman dan meningkatkan layanan publik dan mobilitas warga.

Waktu kejadian pemadaman listrik bergilir di Surabaya adalah pada Jumat pagi, 19 Juni 2026, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas pasokan listrik dan mengatasi dampak pemadaman. Tempat kejadian pemadaman listrik bergilir di Surabaya adalah di sejumlah wilayah, termasuk Jalan Taman Apsari, Gubernur Suryo dan Panglima Sudirman.

Mengapa pemadaman listrik bergilir di Surabaya terjadi? Pemadaman listrik bergilir di Surabaya terjadi karena gangguan pada sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur, sehingga kapasitas pasokan listrik berkurang. Bagaimana cara mengatasi dampak pemadaman listrik bergilir di Surabaya? Cara mengatasi dampak pemadaman listrik bergilir di Surabaya adalah dengan melakukan evaluasi terhadap sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur, serta meningkatkan kapasitas pasokan listrik dan melakukan koordinasi yang baik antara PLN, Dishub, dan pemerintah daerah.

Siapa yang terkena dampak pemadaman listrik bergilir di Surabaya? Warga dan pengguna jalan di Surabaya terkena dampak pemadaman listrik bergilir, sehingga perlu dilakukan penanganan yang cepat dan efektif untuk mengatasi dampaknya. Apa yang dilakukan PLN untuk mengatasi dampak pemadaman listrik bergilir di Surabaya? PLN melakukan manajemen beban di sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, untuk mengatasi dampak pemadaman listrik bergilir.

Ringkasan

Mati lampu bergilir di Surabaya mengganggu layanan publik dan mobilitas warga, penyebabnya adalah gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru