Kembali ke Beranda

Korban Gempa Kembar Venezuela Naik hingga 920 Orang Tewas, 3.360 Lainnya Luka - Laporan Mendalam

27 Juni 2026 09:48
Redaksi trend.proAktif.id
Korban Gempa Kembar Venezuela Naik hingga 920 Orang Tewas, 3.360 Lainnya Luka - Laporan Mendalam

Bencana alam gempa kembar berkekuatan Magnitudo 7,2 dan Magnitudo 7,5 yang mengguncang wilayah Venezuela pada Rabu (24/6) telah menyebabkan korban jiwa yang besar. Jumlah korban tewas akibat gempa kembar ini kembali bertambah menjadi sedikitnya 920 orang, dengan lebih dari 3.000 orang lainnya mengalami luka-luka. Lebih dari 170 orang diyakini masih terjebak reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa.

Latar belakang gempa kembar ini sangat kompleks. Gempa bumi berkekuatan kuat tersebut menyebabkan banyak bangunan runtuh, merusak bandara utama Venezuela, dan memicu kekhawatiran akan jatuhnya banyak korban jiwa. Wilayah pesisir Karibia, tempat gempa terjadi, juga mengalami kerusakan yang signifikan.

Dua gempa, yang oleh Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS disebut sebagai fenomena gempa bumi "doublet" atau gempa kembar ini, memiliki dampak yang sangat besar. Banyak warga Venezuela terdampak langsung oleh gempa, dengan mereka kehilangan tempat tinggal, keluarga, dan keuangan. Bantuan yang lambat dari pemerintah menyebabkan kesenjangan dan kemarahan masyarakat.

Analisis dari bencana ini menunjukkan bahwa pemerintah Venezuela perlu meningkatkan respons mereka terhadap bencana alam. Gempa kembar ini menunjukkan bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja dan tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, pentingnya untuk memiliki rencana darurat yang efektif dan memastikan bahwa warga Venezuela memiliki akses ke fasilitas dan layanan yang memadai.

Terlebih lagi, gempa juga memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Struktur bangunan yang ambruk akibat gempa telah menyebabkan penyebaran limbah dan polusi udara. Ini menunjukkan bahwa bencana alam tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga pada lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang terperinci untuk menemukan solusi yang efektif dalam mengatasi dampak lingkungan dari bencana alam.

Menurut laporan resmi, sebanyak 172 orang diyakini masih terjebak reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa. Lebih dari 50.000 orang lainnya dilaporkan masih hilang usai gempa menggucang. Guncangan gempa kembali terasa pada Jumat (26/6) sore, yang tercatat sebagai gempa susulan berkekuatan Magnitudo 4,9 yang dirasakan di area Caracas dan kota Maracay.

Kemarahan masyarakat terhadap pemerintah Venezuela juga meningkat akibat respons lambat terhadap gempa. Warga Caracas mencemooh Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez yang datang mengunjungi kawasan yang hancur. "Pemerintah tidak melakukan apa pun untuk rakyat," teriak kerumunan orang ke arah Rodriguez.

Nyaris 20 Korban Tewas Merupakan Warga Negara Asing. Terdapat belasan warga negara asing di antara korban tewas akibat gempa Venezuela. Laporan AFP menyebut setidaknya 19 warga negara asing dikonfirmasi tewas di Venezuela akibat gempa dahsyat tersebut. Warga negara asing yang tewas itu, berdasarkan data AFP, terdiri sembilan warga Portugal, lima warga Spanyol, dua warga Brasil, dua warga China, dan satu warga Italia-Venezuela.

Ringkasan

Korban gempa kembar Venezuela terus menambah, dengan total 920 orang tewas dan 3.360 lainnya mengalami luka. Laporan ini membahas latar belakang, analisis, dan dampak gempa yang melanda Venezuela.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru