Kembali ke Beranda

Kepulan Asap Tebal Terlihat di Kawah Gunung Gede Pangrango, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

08 Agustus 2026 10:19
Redaksi trend.proAktif.id
Kepulan Asap Tebal Terlihat di Kawah Gunung Gede Pangrango, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Gunung Gede Pangrango (GGGP) adalah salah satu gunung berapi tertinggi di Jawa Barat, dengan ketinggian mencapai 2.961 meter di atas permukaan laut. Pada Kamis (6/8/2026) sore, kebakaran hutan terjadi di kawasan Alun-alun Suryakencana, Gunung Gede Pangrango. Kepulan asap putih tebal membumbung tinggi di sekitar area kawah dan terpantau jelas pada Jumat (7/8/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Gunung Gede Pangrango memiliki kawasan yang luas, dengan tipe hutan yang beragam, mulai dari hutan hujan tropis, hutan subtropis, hingga hutan montane. Kawasan ini merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna yang unik dan endemik. Dengan luas sekitar 12.000 hektar, Gunung Gede Pangrango merupakan salah satu taman nasional terbesar di Jawa Barat.

Menurut pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), kebakaran yang melanda kawasan Alun-alun Suryakencana pada Kamis (6/8/2026) sore tersebut berhasil dipadamkan pada sore hari oleh petugas Balai Besar TNGGP, masyarakat Cibodas, dan sejumlah relawan. Akan tetapi, penyebab pasti munculnya titik api dan kepulan asap tersebut masih belum diketahui. Pihak TNGGP bersama petugas gabungan masih melakukan penelusuran dan verifikasi langsung ke lokasi untuk memastikan sumber api serta dampaknya terhadap ekosistem sekitar.

Sebelumnya, kebakaran lahan melanda kawasan Alun-alun Suryakencana pada Kamis (6/8/2026) sore. Peristiwa yang menghanguskan vegetasi alang-alang di area padang rumput tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Berdasarkan rekaman video pantauan di lapangan, titik asap terlihat cukup pekat membumbung ke udara dari area vegetasi di sekitar tebing kawah. Aktivitas asap tersebut sempat menyita perhatian masyarakat dan para pendaki yang berada di sekitar lokasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kebakaran hutan dan lahan telah menjadi masalah serius di Indonesia, terutama di sektor pariwisata. Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak sangat buruk pada industri pariwisata di Indonesia. Oleh karena itu, pihak-pihak terkait harus bekerja sama untuk menghambat kebakaran dan menjaga kelestarian lingkungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Cianjur Update, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan pada sore hari oleh petugas Balai Besar TNGGP, masyarakat Cibodas, dan sejumlah relawan. Namun, penyebab pasti munculnya titik api dan kepulan asap tersebut masih belum diketahui. Pihak TNGGP bersama petugas gabungan masih melakukan penelusuran dan verifikasi langsung ke lokasi untuk memastikan sumber api serta dampaknya terhadap ekosistem sekitar.

Ia mengaku sempat berniat ikut membantu memadamkan api. Namun, petugas Resort Cibodas mengarahkan para pendaki yang menginap maupun yang hendak berkemah di kawasan Kandang Badak untuk segera turun. "Awalnya saya mau ikut bantu tapi keburu diinformasikan oleh petugas turun demi keselamatan," kata dia.

Di masa depan, diperkirakan kebakaran hutan dan lahan akan terus menjadi masalah serius di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mencegah dan memadamkan kebakaran dengan efektif. Pihak-pihak terkait harus bekerja sama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara mencegah kebakaran.

Sementara itu, Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, membenarkan kejadian tersebut. "Iya, nanti ada siaran pers kedua," singkatnya saat dikonfirmasi.

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS – nominal bebas.

Dapatkan berita terbaru dari Cianjur Update di Google News

Portal berita akurat dan independen untuk Cianjur.

© 2026 PT Inti Media Cianjur • Cianjur Update • Seluruh konten dilindungi undang-undang.

Ringkasan

Kepulan Asap Tebal Terlihat di Kawah Gunung Gede Pangrango, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki Cianjur Update

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru