Gagal Menggapai Gelar 'Piala Super' : Analisis Perlawanan Lens vs PSG 2026
Berita terbaru dari kompetisi Piala Super Perancis 2026: Lens vs PSG berakhir dengan skor 1-0....
Kapten Ajax, Davy Klaassen, terlihat tidak puas dengan kinerja timnya dalam pertandingan pertama Eredivisie musim ini. Mereka mengalami kesulitan besar ketika bertandang ke markas PEC Zwolle. Meskipun berhasil menang 0-2, Ajax tidak bermain sebagus yang diinginkan. Mereka terlalu minim kejutan dalam permainan dan tidak dapat menciptakan peluang banyak seperti pertandingan sebelumnya.
Dalam wawancara dengan Cristian Willaert dari ESPN, Klaassen mengakui bahwa kartu merah Sherell Floranus membantu Ajax melewati titik sulit. Namun, ia juga menilai bahwa Ajax bukanlah tim yang paling kuat. Ia bandingkan kemampuan PEC Zwolle dengan lawan-lawan Ajax di babak kualifikasi Conference League, FK Vojvodina dan Shelbourne FC. Menurutnya, PEC Zwolle jauh lebih baik daripada kedua tim tersebut.
Klaassen juga mengatakan bahwa absennya Mika Godts berperan besar dalam kekalahan Ajax. Mereka kehilangan kedalaman di lapangan dan tidak dapat memberikan tekanan yang kuat kepada lini terakhir PEC Zwolle. Namun, di babak kedua, mereka berhasil melakukannya dengan lebih baik dan membuat keunggulan.
Berdasarkan pernyataan Klaassen, tampaknya Ajax tidak memperkirakan masalah besar dalam menghadapi Shelbourne di leg kedua. Meskipun demikian, mereka harus tetap bersiap untuk menghadapi lawan yang tangguh. Pada leg pertama, Ajax berhasil mempertahankan keunggulan 3-1, tetapi mereka tidak dapat menciptakan peluang banyak.
Analisis dari pernyataan Klaassen menunjukkan bahwa Ajax masih memiliki kelemahan yang perlu diperbaiki. Mereka harus meningkatkan kualitas permainan dan memberikan tekanan yang kuat kepada lawan. Selain itu, mereka juga harus mengembangkan strategi yang lebih baik untuk menghadapi lawan yang tangguh.
Berdasarkan kinerja Ajax dalam pertandingan pertama Eredivisie musim ini, tampaknya mereka masih memiliki jarak yang signifikan untuk mencapai target mereka. Mereka harus meningkatkan kualitas permainan dan memberikan tekanan yang kuat kepada lawan. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan peluang untuk sukses dan mencapai target yang diinginkan.