Kembali ke Beranda

Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran pada 190 Kapolres di Seluruh Indonesia

26 Juni 2026 11:31
Redaksi trend.proAktif.id
Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran pada 190 Kapolres di Seluruh Indonesia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran. Dari total 1.121 personel yang dimutasi, 190 di antaranya adalah jabatan kapolres/kapolrestro/kapolresta. Rotasi ini merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Brigjen Trunoyudo juga menekankan bahwa rotasi ini tidak hanya berdampak pada individu yang dimutasi, tetapi juga pada keseluruhan organisasi Polri.

Rotasi besar-besaran ini tertuang dalam tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada tanggal 25 Juni 2026. Surat-surat tersebut meliputi ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.

Dalam rotasi ini, beberapa kapolres baru telah ditunjuk, seperti Kapolres Tasikmalaya Polda Jabar AKBP Ade Papa Rihi, Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Jonathan David Harianthono, Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Papa Yanto, dan lain-lain. Mereka akan mengemban tugas untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan di daerah masing-masing.

Rotasi besar-besaran ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Polri dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Dengan demikian, Polri dapat meningkatkan profesionalisme dan kapasitas kepemimpinan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Menanggapi rotasi ini, beberapa pakar keamanan dan peneliti menyatakan bahwa rotasi besar-besaran ini dapat membantu meningkatkan kinerja Polri. Mereka menekankan bahwa rotasi ini tidak hanya berdampak pada individu yang dimutasi, tetapi juga pada keseluruhan organisasi Polri. Namun, mereka juga menyarankan bahwa rotasi ini perlu diikuti dengan peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia Polri.

Dalam beberapa tahun terakhir, Polri telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme. Salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan rotasi besar-besaran seperti ini. Dengan demikian, Polri dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, rotasi besar-besaran ini juga dapat memiliki dampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan adanya rotasi ini, Polri dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan membantu meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ringkasan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran pada 190 Kapolres di seluruh Indonesia. Rotasi ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan tugas Polri.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru