Apa Itu Desil 6-10? Simak Arti dan Penjelasan Lengkapnya
Apa Itu Desil 6-10? Simak Arti dan Penjelasan Lengkapnya di Sini
Kota Pekalongan telah menyaksikan kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Pekalongan. Kegiatan ini diadakan pada Minggu, 19 Juli 2026, dan berlangsung meriah dengan diikuti oleh ribuan masyarakat. Acara ini tidak hanya mempererat kebersamaan warga Kota Pekalongan tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan peran LKKS sebagai wadah koordinasi bagi 51 lembaga kesejahteraan sosial di Kota Pekalongan.
Menurut Ketua LKKS Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, kegiatan ini merupakan kegiatan besar pertama yang diselenggarakan LKKS dengan melibatkan masyarakat luas, termasuk anak-anak panti asuhan dan penyandang disabilitas. Selain mengajak masyarakat untuk hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap anak-anak. Setiap anak memiliki hak yang sama dan membutuhkan perhatian bersama, terlebih di tengah berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat luar biasa, hal ini terlihat dari jumlah kupon yang terjual. Awalnya, panitia menargetkan 1.500 kupon, namun karena antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, panitia kemudian mencetak hingga 7.500 kupon, dengan sekitar 4.150 kupon terjual. Ketua LKKS berharap partisipasi masyarakat yang tinggi ini dapat terus dipertahankan sehingga kegiatan serupa dapat digelar lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai perusahaan dan perbankan di Kota Pekalongan yang berkontribusi melalui hadiah doorprize tanpa membebani anggaran panitia. Hadiah-hadiah menarik seperti satu unit motor listrik, sepeda listrik, sepeda gunung, televisi, lemari es, mesin cuci, dan lainnya semakin menambah kemeriahan kegiatan. Kolaborasi antara LKKS, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat.
Salah satu pemenang doorprize utama, Kiki, pelajar MI Sudirman, berhasil membawa pulang hadiah utama berupa satu unit motor listrik. Kiki mengaku tidak menyangka namanya terpilih sebagai pemenang. Ia merasa sangat bahagia dan berterima kasih kepada LKKS dan semua pihak yang telah mengadakan acara ini. Sementara itu, keberuntungan juga menghampiri Nidia, salah satu anak dari Panti Asuhan Dewi Hajar, yang berhasil memenangkan hadiah sepeda listrik. Ia juga mengaku sangat bahagia karena telah lama ingin memiliki sepeda listrik.
Kegiatan Jalan Sehat Hari Anak Nasional ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian sosial dan kebersamaan dapat dibangun dan diperkuat melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan semangat gotong royong yang kuat, Kota Pekalongan dapat menjadi model bagi kota-kota lain dalam mengembangkan kegiatan serupa yang mendukung kesejahteraan anak-anak dan masyarakat. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam masyarakat.
Jalan Sehat Hari Anak Nasional di Kota Pekalongan menjadi ajang mempererat kebersamaan dan menguatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan anak