Israel Kirim Ucapan Selamat Merdeka ke Presiden Indonesia
Israel Kirim Ucapan Selamat Merdeka ke Presiden Indonesia CNBC Indonesia
Di minggu ini, ajang Moto3 2026 telah memasuki seri ke-12, yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris. Salah satu pebalap yang menjadi perhatian adalah Veda Ega Pratama, pebalap muda asal Indonesia yang menjadi wakil negara di kelas ini. Veda harus start dari posisi ke-16 setelah hasil kualifikasinya tidak sesuai dengan harapan.
Veda Ega Pratama sebelumnya telah menunjukkan performa yang cukup baik dalam sesi latihan. Pada sesi Practice, Veda berhasil finis di posisi ketiga, sehingga lolos ke Kualifikasi 2 (Q2) tanpa harus berjuang di Q1. Namun, di Q2, Veda harus bersaing dengan pebalap lain yang lebih cepat, sehingga finis di posisi ke-16.
Memasuki lima menit terakhir kualifikasi, posisi Veda terus tergerus seiring banyak pebalap lain membukukan catatan waktu lebih cepat. Sesi pun ditutup dengan Veda berada di urutan ke-16, posisi yang akan menjadi titik start pada balapan malam ini. Meskipun demikian, Veda仍 memiliki peluang untuk meraih hasil terbaik, karena ia telah menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam beberapa seri sebelumnya.
Sebelum tampil di kualifikasi, Veda sebenarnya mengawali akhir pekan dengan cukup baik. Pada sesi Free Practice 1, ia membukukan waktu terbaik 2 menit 11,085 detik dan finis di posisi keenam dari 26 pebalap yang turun di Silverstone — hanya berselisih 0,532 detik dari catatan waktu tercepat milik David Almansa.
Veda Ega Pratama datang ke Inggris dengan bekal hasil yang cukup meyakinkan sepanjang musim. Pada seri sebelumnya di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Veda finis di posisi kedelapan dan mengumpulkan 90 poin. Hasil itu membuatnya menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026, sekaligus menggeser pebalap Malaysia, Hakim Danish, dari peringkat tersebut.
Sebagai catatan, klasemen sementara Moto3 2026 jelang seri Inggris masih dipimpin Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan 231 poin, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya. Di posisi kedua ada Brian Uriarte dengan 127 poin, disusul Alvaro Carpe (126 poin), Marco Morelli (115 poin), dan David Almansa (109 poin) di posisi kelima.
Yang tak kalah menarik, Veda saat ini juga berada di posisi kedua dalam persaingan gelar Rookie of the Year, sebuah pencapaian yang cukup membanggakan mengingat musim 2026 adalah tahun pertamanya berlaga di kelas Moto3. Menjelang seri Inggris, Veda sempat membagikan kesan positifnya menjalani paruh pertama musim 2026.
Rangkaian Grand Prix Inggris di Silverstone berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu. Berikut jadwal sesi-sesi utamanya dalam WIB: pada hari puncak, balapan Moto3 menjadi penutup dari keseluruhan rangkaian, setelah kelas Moto2 mulai pukul 17.15 WIB dan MotoGP pukul 19.00 WIB.
Start dari posisi ke-16 tentu bukan modal ideal di lintasan Silverstone yang dikenal cepat dan menuntut konsistensi sejak lap-lap awal. Meski demikian, dengan pengalaman finis di 10 besar sepanjang musim, Veda diharapkan mampu tampil agresif sejak start untuk memangkas jarak dengan barisan depan.
Hasil positif di Silverstone akan menjadi modal penting bagi Veda sebelum memasuki dua seri berikutnya di Aragon dan San Marino, yang akan menentukan peluangnya bersaing lebih jauh di papan atas klasemen Moto3 2026. Dengan semangat dan dedikasi, Veda Ega Pratama siap menghadapi tantangan dan membawa harum nama Indonesia di kancah balap internasional.
Dengan demikian, penggemar balap di Indonesia dapat menyaksikan aksi Veda Ega Pratama di Silverstone, Inggris, dan memberikan dukungan penuh untuk pebalap muda ini. Seluruh rangkaian GP Inggris 2026 dapat disaksikan melalui siaran Trans7 maupun sejumlah platform streaming.
Perlu diingat bahwa balap Moto3 tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang strategi, ketepatan, dan kemampuan menghadapi tekanan. Veda Ega Pratama telah menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam menghadapi tekanan dan bersaing dengan pebalap lain. Dengan kontinuitas dan dedikasi, Veda siap meraih hasil terbaik dan membawa kebanggaan bagi Indonesia.
Seiring dengan perkembangan balap Moto3, Veda Ega Pratama juga terus meningkatkan kemampuan dan strateginya. Dengan pelatihan yang intensif dan pengalaman yang luas, Veda siap menghadapi tantangan di setiap seri balap. Selain itu, Veda juga terus mempererat hubungan dengan tim dan sponsor, sehingga dapat memperoleh dukungan yang maksimal dalam setiap pertandingan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Moto3 telah menjadi salah satu kelas balap yang paling populer dan kompetitif. Dengan pebalap-pebalap muda yang berbakat dan tim-tim yang kuat, setiap seri balap menjadi sangat menarik dan penuh ketegangan. Veda Ega Pratama, sebagai salah satu pebalap muda asal Indonesia, telah membuktikan kemampuan dan dedikasinya dalam menghadapi tantangan di kancah balap internasional.
Untuk mendukung Veda Ega Pratama dan timnya, penggemar balap di Indonesia dapat menyaksikan aksi mereka di setiap seri balap dan memberikan dukungan penuh. Selain itu, penggemar juga dapat membagikan informasi dan berita tentang Veda dan timnya melalui media sosial, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan antusiasme masyarakat terhadap balap Moto3.
Dengan demikian, Veda Ega Pratama dan timnya dapat meraih hasil terbaik dan membawa kebanggaan bagi Indonesia. Selamat bagi Veda Ega Pratama dan timnya, dan semoga mereka dapat terus meningkatkan kemampuan dan dedikasi dalam menghadapi tantangan di kancah balap internasional.
Veda Ega Pratama, pebalap muda asal Indonesia, siap menghadapi tantangan di Sirkuit Silverstone, Inggris, dalam ajang Moto3 2026. Dengan start dari posisi ke-16, Veda harus mempersiapkan diri untuk meraih hasil terbaik.