Kembali ke Beranda

Indonesia vs. Cambodia: Duel Menguatkan Identitas

26 Juli 2026 15:18
Redaksi trend.proAktif.id
Indonesia vs. Cambodia: Duel Menguatkan Identitas

Indonesia dan Kamboja hadir dengan identitas baru pada Piala ASEAN 2026. Pertemuan kedua tim ini sama sekali bukanlah hanya pertandingan untuk memastikan mana identitas yang terbaik.

Dibawahi oleh Gusti Agung Bagus Angga Putra

26 Jul 2026 15:18 WIB ยท Olahraga

JAKARTA, KOMPAS โ€“ Misinya untuk mengakhiri perjalanan sebagai juara dua pada Piala ASEAN dimulai oleh Indonesia melawan Kamboja. Kedua tim masih mencari gaya permainan yang paling tepat untuk diri sendiri. Perbedaan komposisi pemain di kedua tim berarti pencarian identitas masih terbuka.

Pertandingan perdana Indonesia akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (27/7/2026) pukul 20:30 WIB. Bagi Kamboja, ini merupakan pertandingan kedua setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Singapura di rumah. Kamboja diprediksi untuk bermain lebih agresif untuk menghindari kekalahan kedua. Sementara itu, tim "Garuda" ini mengharapkan poin penuh sebagai fondasi awal yang solid dalam turnamen ini.

"Kita ingin menjadi lebih kuat bersama-sama dengan merebut langkah pertama. Saya berharap ini merupakan langkah awal dari banyak lagi yang akan datang."

Kata Kepala Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, pada konferensi pers sebelum pertandingan, Minggu (26/7/2026).

Herdman memiliki komposisi pemain yang berbeda ketika ia menangani Timnas selama agenda Match Day FIFA. Piala ASEAN tidak termasuk dalam kalender FIFA, sehingga klub tetap mempertahankan pemainnya. Para pemain Indonesia yang bermain di liga Eropa seperti Ole Romeny, Justin Hubner, Elkan Baggott, Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Joey Pelupessy tidak akan hadir.

Heraman diprediksi akan bergantung lebih banyak pada pemain yang berkompetisi di Liga Indonesia.

Sejak ditunjuk menangani Indonesia pada awal tahun ini, Herdman hanya mengelola empat pertandingan. Menantu keempat ini untuk Timnas "Garuda" belum dapat disebut sebagai waktu yang panjang. Herdman mengakui masih terus mengasah pemain untuk memperkuat identitas permainannya.

"Kami telah membicarakan setiap hal dengan pelatih. Pertandingan perdana pasti tidak akan mudah, namun kita akan fokus pada identitas permainan sendiri dan 100 persen siap menghadapi Kamboja."

Usaha untuk memperkuat identitas permainan telah dilakukan oleh Herdman sejak latihan bersama lebih dari dua minggu di Bali. Pada kesempatan itu, Herdman mengatakan bahwa timnya telah mulai mengembangkan identitas permainan yang diinginkannya.

"Fokus kita adalah pada identitas taktis, hubungan, kimia, semangat. Jika kita bermain pada level terbaik, saya percaya kita akan berada dalam keadaan yang baik."

Ketika memenangkan dua pertandingan kawan dari Mozambik dan Oman pada bulan Juni lalu, Herdman mendapatkan pujian karena membuat permainan Indonesia menjadi lebih halus dan menarik. Gaya permainan Herdman dibangun di atas rotasi posisi.

Bek tengah Rizky Ridho tidak diam di tempatnya, tetap bergerak ke depan untuk mendukung serangan.

Diks juga diminta untuk memenuhi peran di luar posisinya sebagai pemain sayap. Pemain Borussia Monchengladbach ini bahkan beberapa kali bermain sebagai pemain tengah menyerang. Herdman memasang peran pemain berdasarkan ruang, bukan pada posisi yang kaku. Hal ini membuat permainan Indonesia tampak lebih tidak terduga.

Sangat menarik menunggu kembalinya Herdman dengan pemain-pemain Liga Indonesia. Apakah ia akan membawa identitas yang sesuai dengan ketersediaan pemain saat ini atau bahkan menerapkan gaya permainan yang lebih menarik ketika menghadapi Kamboja.

"Kami telah membicarakan semuanya dengan pelatih. Pertandingan perdana pasti tidak akan mudah, namun kita akan fokus pada identitas permainan sendiri dan 100 persen siap menghadapi Kamboja."

Katanya Pemimpi Gol Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata.

Di sisi lain, Kamboja datang ke Piala ASEAN dengan kekuatan dari pemain-pemain bukan asli. Sebelum turnamen, terdapat sembilan pemain bukan asli yang siap memperkuat Kamboja.

Selaku tuan rumah, Herdman mengunggulkan timnya untuk bermain lebih agresif dan mendapatkan poin. Herdman mengajak timnya untuk memperkuat identitas permainan dan bermain dengan 100% fokus.

Selain pemain-pemain dari Eropa, Herdman juga berencana untuk bermain lebih ke depan dengan pemain-pemain bukan asli ini. Apakah rencana ini akan berhasil atau tidak, kita akan menunggu.

Mengingat bahwa tim Kamboja memiliki kelemahan yang cukup signifikan, yang merupakan kelebihan bagi Indonesia. Jika Indonesia berhasil mendapatkan poin, mereka akan menjadi tim yang sangat kuat di pertandingan berikutnya.

Ringkasan

Indonesia vs. Cambodia: Duel Menguatkan Identitas Kompas.id

Sumber: kompas.id

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru