Manggarai NTT Digempa Magnitudo 5,0 pada Senin Dini Hari Tanpa Ancaman Tsunami
Gempa magnitudo 5,0 mengguncang Manggarai, NTT pada Senin dini hari. Meskipun besar, gempa ini...
Pada Selasa, 16 Juni 2026, gempa bumi dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong. Pusat gempa terletak di darat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa ini telah merubah kondisi wilayah, sehingga tercatat 91 orang luka ringan, sementara sejumlah keluarga terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M 6,7 di Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi 3 orang.
“Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah bertambah menjadi tiga orang,” kata Abdul Muhari dalam keterangan pers resmi, Kamis (18/6/2026).
Menurut Abdul Muhari, korban meninggal dunia masing-masing berada di Desa Ampera, Kecamatan Palolo, serta Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, dan satu korban lainnya yang telah terkonfirmasi dalam pendataan terbaru.
Pertanyaan yang kritis saat ini adalah, mengapa Kabupaten Sigi menjadi wilayah yang mengalami dampak paling signifikan. Menurut analisis, ada faktor yang memungkinkan Kabupaten Sigi mampu menjaring dampak paling signifikan dari gempa bumi ini.
Mengapa Sigi dapat terimbas dampak paling signifikan? Salah satu faktor yang dapat mengarahkan ke ini adalah sejarah geologi di Sulawesi Tengah yang menunjukkan kecenderungan gempa bumi selalu membentuk perubahan pada tanah atau batuan di wilayah tersebut.
Bagaimana gempa bumi ini akan memberi dampak pada masa yang akan datang? Banyak analisis yang melihat dampak gempa di Sigi ini sebagai tanda bahwa gempa akan kembali untuk memulai pergeseran yang lebih ekstrem dan berpotensi membahayakan banyak jiwa.
Para peneliti juga memperkirakan bahwa kejadian gempa di Sigi ini mungkin merupakan sebuah awal dari sebuah serangkaian pergeseran yang berpotensi membahayakan Sulawesi Tengah. Dengan demikian, kita diharapkan dapat memahami dampak yang dihasilkan dan melakukan tindakan yang tepat.
Bagaimana Sulawesi Tengah akan melawan dampak dari gempa ini? Salah satu jalan menuju ke depan adalah dengan memikirkan strategi yang tepat. Mungkin saja Sulawesi Tengah dapat mengembangkan infrastruktur yang lebih kukuh dan memberikan latihan bagi masyarakat. Saya berharap Sulawesi Tengah dapat mengatasi dampak dari gempa ini secara efektif.
Gempa di Sigi, Sulteng: Korban Meninggal Bertambah, Kondisi Sulut Berpeluang Lebih Buruk Kompas.com