Liverpool Menang 2-0 di Laga Terakhir Pramusim Melawan Como
Liverpool Menang 2-0 di Laga Terakhir Pramusim Melawan Como, Laporan Detil dan Analisis
Fenerbahçe memulai SÜper Lig dengan kekalahan telak 2-1 melawan Genklerbirligi di pekan pertama. Meskipun Talisca kembali mencetak gol, Fenerbahçe tidak mampu mengejar keunggulan lawan dan mengalami kekalahan buruk.
Dalam pertandingan tersebut, Fenerbahçe langsung menelan kekalahan pada pekan pertama Liga Super Turki. Bertandang ke markas Genklerbirligi, Si Burung Kenari Kuning secara mengejutkan takluk 2-1. Setelah gol pembuka dari Anderson Talisca, gol kelimanya dalam lima laga terakhir, segalanya berantakan bagi Fenerbahçe. Latar belakang kekalahan ini tidak hanya terkait dengan kekurangan poin di akhir pekan, tetapi juga terkait dengan peralatan baru yang dibekali oleh manajemen Fenerbahçe selama musim panas ini. Meskipun demikian, para kritikus dan analis tidak yakin apakah penambahan pihak yang baru akan dapat mengubah jalannya pertandingan untuk burung kenari merah ini.
Di pertandingan tersebut, terlihat bahwa N'Golo Kanté dan Mason Greenwood mengawali laga dari bangku cadangan. Pelatih Ismail Kartal kemungkinan besar melakukan itu dengan mempertimbangkan play-off Liga Champions melawan Olympique Lyon. Leg pertama di Istanbul sudah akan dimainkan pada hari Selasa. Keterlibatan kedua pemain ini memang sangat penting dalam mencari keunggulan dan mengubah keadaan pertandingan.
Momen lengah Mattéo Guendouzi membuat keunggulan Fenerbahçe lenyap bahkan sebelum turun minum. Pemain Prancis itu kehilangan bola dari Sekou Koita, yang kemudian menyodorkannya kepada Franco Tongya. Pemain Italia itu menyarangkan bola ke sudut jauh dan membuat gol pertama Genklerbirligi. Kejadian ini menandakan bahwa Fenerbahçe tidak dapat menghakimi lawannya dengan lancar dan mengundang kelemahan yang dapat dimanfaatkan Genklerbirligi.
Beberapa menit setelah gol ini, Genklerbirligi menerima pukulan berikutnya. Abdurrahim Dursun melakukan sprint impresif dan juga melepaskan umpan silang tajam kepada Ogulcan Çolak, yang dengan sempurna menanduk bola menjadi gol: 2-1. Gol ini menandakan bahwa Fenerbahçe tidak dapat mengubah keadaan dan mengalami kekalahan yang buruk.
Fenerbahçe harus mengejar ketertinggalan, tetapi Irfan Egribayat terbukti menjadi penghalang. Ia menggagalkan mantan klubnya dengan penyelamatan gemilang atas roket tembakan Talisca. Meskipun demikian, penampilan Fenerbahçe tidak menunjukkan kualitas yang tinggi dan tidak dapat mengimbangi kemampuan lawan.
Dalam konteks ini, prediksi untuk Fenerbahçe di musim panas ini tidak tampak menjanjikan. Meskipun mereka memiliki sejumlah pemain yang berpengalaman, namun kekurangan konsistensi pada penampilan mereka membuat mereka menjadi tidak stabil untuk menghadapi lawan-lawan sengit di liga super.
Fenerbahçe memulai SÜper Lig secara buruk meski Talisca kembali mencetak gol di pertandingan melawan Genklerbirligi.