Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang: Bumi Muda Sedia Pulih dan Bangkit
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang: Bumi Muda Sedia Pulih dan Bangkit — Informasi Terbaru
Di pertandingan final Piala Dunia 2022, di mana Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 1-0, salah satu momen yang paling menjadi sorotan adalah interaksi antara pemain Argentina Enzo Fernandez dan Pau Cubarsi, bek tengah muda Spanyol. Pada menit-menit terakhir pertandingan, Enzo Fernandez melakukan tekel keras terhadap Cubarsi, mengakibatkan Cubarsi terjatuh dengan keras ke tanah.
Menghadapi kejadian ini, wasit Slavko Vincic langsung menunjukkan kartu kuning kedua kepada Enzo Fernandez, yang pada akhirnya berubah menjadi kartu merah. Kedua kartu kuning ini didapatkannya dalam waktu cepat, yaitu sekitar 11 menit sebelumnya, di mana ia terlihat marah dan menunjukkan kesalannya kepada wasit.
Menurut rekor, Enzo Fernandez merupakan pemain keenam dalam sejarah yang diusir dari lapangan dalam final Piala Dunia. Segera setelah keputusan ini dikeluarkan, Enzo Fernandez terus memrotes keputusan ini, berusaha mengubah keputusan tersebut, namun upayanya tidak berhasil.
Pada akhirnya, Enzo mendapati dirinya terpaksa meninggalkan lapangan dengan kecewa. Saat memasuki terowongan, ia mengalami kehilangan kendali dan menendang kamera yang ada di dekat area jalan setapak.
Pertemuan antara Enzo Fernandez dan Pau Cubarsi ini terjadi di menit ke-90+3 dan berlangsung selama beberapa detik. Dalam video ini, terlihat Pau Cubarsi yang sedang berlatih dan mencoba menarik diri dari Enzo Fernandez yang memegangnya. Namun, Enzo Fernandez memutuskan untuk melakukan tekel keras, menyebabkan Cubarsi terjatuh. Dalam beberapa saat setelah kejadian ini, Cubarsi berhasil bangkit dari kejatuhan tersebut dan meneruskan permainannya.
Argentina di dalam pertandingan ini, bermain dengan hanya 10 pemain, berusaha dengan sangat keras untuk menahan tekanan yang diberikan oleh Spanyol dalam babak perpanjangan waktu. Namun, keunggulan jumlah pemain Spanyol membuat mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini dan pada akhirnya berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 1-0.
Menghadapi kekalahan ini, Argentina membutuhkan waktu untuk memproses kekalahan ini. Dalam perjalanannya, mereka harus melihat kebelakang ke jasa pemain-pemain mereka, terutama Enzo Fernandez yang gagal mengarahkan timnya ke jalur kemenangan.
Berdasarkan hal ini, Enzo Fernandez menunjukkan bahwa ia benar-benar kecewa dengan keadaan ini. Ia mencoba menunjukkan kekecewaannya dengan berlari ke arah Pau Cubarsi dan meminta kembali bola dengan cara yang tidak sopan, tetapi tidak ada yang dapat menemukan apa yang sebenarnya Enzo Fernandez lakukan selama itu sementara Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-90+3, dan berusaha untuk membuktikan bahwa mereka tidak melakukan apa-apa. Kekecewaan ini menandakan bahwa Enzo Fernandez dan beberapa orang-orang lain mungkin menyesal karena mereka tidak berhasil memenangkan pertandingan.
Mengenai video ini, di mana Enzo Fernandez menendang kamera sampai menjauh, hal ini menceritakan bagaimana ia tidak dapat menahan emasinya dan menjadi marah karena kartu merahnya. Ia mencoba menunjukkan kekecewaannya dan mengajukan beberapa pertanyaan terhadap keputusan wasit untuk mencoba membuktikan bahwa ia tidak melakukan apa-apa, sebelum ia akhirnya meninggalkan lapangan.
Cubarsi mengatakan bahwa ia tidak merasa terjatuh saat tekel dilakukan oleh Enzo, dan bahwa Enzo juga mengatakan bahwa Cubarsi telah memanggangnya dengan keras. Pada video yang terlihat, Cubarsi juga mengatakan bahwa ia tidak mengerti mengapa Enzo menendangnya.
Pertemuan dramatis antara Enzo Fernandez dan Pau Cubarsi dalam pertandingan Piala Dunia, berita kontroversi di akhir pertandingan.