Kembali ke Beranda

Drama Jogja Maraton: Ajudan Danrem Ditarik, TNI AD Ungkap Fakta Mengejutkan!

22 Juni 2026 20:15
Redaksi trend.proAktif.id
Drama Jogja Maraton: Ajudan Danrem Ditarik, TNI AD Ungkap Fakta Mengejutkan!

Chapnews - Nasional - Terjadi insiden mengejutkan pada saat Mandiri Jogja Marathon 2026 diadakan pada tanggal 21 Juni. Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen Yuniar Dwi Hantono dan ajudannya mengalami hal mengejutkan ketika melakukan ajang maraton. Sebenarnya, apa yang dilakukan ajudan Brigjen Yuniar dapat menimbulkan kebingungan pada panitia penyelenggara.

Mengutip keterangan Brigjen TNI Donny Pramono, Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) TNI AD, bahwa ajudan Brigjen Yuniar telah membeli tiket resmi untuk berpartisipasi dalam lomba. Tiket yang dibeli adalah untuk dirinya, ajudannya, istrinya, dan anaknya. Namun, karena kesalahpahaman teknis di lapangan, ajudan Brigjen Yuniar ditarik keluar dari lintasan lomba sebelumnya.

Menurut Brigjen Donny, kesalahpahaman teknis terjadi karena salah satu BIB dari ajudan Brigjen Yuniar diduga hilang. Hal ini menyebabkan petugas pengawas lintasan menganggap ajudannya tidak memiliki tiket yang sah. Sebagai hasilnya, ajudan ditarik keluar dari lapangan dan membuat Brigjen Yuniar kebingungan.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Donny menyatakan bahwa ajudan Brigjen Yuniar sebenarnya telah berpartisipasi dalam lomba maraton sebagaimana ditetapkan. Namun, karena kesalahpahaman teknis, ajudannya ditarik keluar lapangan. Brigjen Donny berharap pihak masyarakat dapat melihat peristiwa yang terjadi secara proporsional dan tidak terjerumus dalam spekulasi.

Saat diwawancarai oleh chapnews.id, Brigjen Donny mengatakan peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman teknis yang terjadi di lapangan. Brigjen Donny menyampaikan pernyataan ini sebagai klarifikasi atas peristiwa yang terjadi. Dalam pernyataannya, Brigjen Donny menegaskan bahwa ajudan Brigjen Yuniar sebenarnya telah berpartisipasi dalam lomba sebagaimana ditetapkan.

Di tengah kebingungan ini, TNI AD juga menegaskan bahwa ajudan Brigjen Yuniar telah berpartisipasi dalam lomba. Pihak TNI AD menganggap peristiwa tersebut sebagai kesalahan teknis yang terjadi di lapangan. Brigjen Donny dan TNI AD menegaskan bahwa ajudan Brigjen Yuniar telah berpartisipasi dalam lomba dan tidak ada kecurigaan lain. Brigjen Donny juga menegaskan bahwa pihak TNI AD tidak akan menghalangi perjuangan dan partisipasi ajudan Brigjen Yuniar.

Bagi Brigjen Donny, peristiwa tersebut adalah kesalahpahaman teknis yang terjadi di lapangan. Brigjen Donny menyatakan bahwa ajudan Brigjen Yuniar sebenarnya telah berpartisipasi dalam lomba sebagaimana ditetapkan. Brigjen Donny juga menegaskan bahwa tidak ada kecurigaan lain yang melibatkan ajudan Brigjen Yuniar. Brigjen Donny dan TNI AD menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman teknis dan tidak ada perlu spekulasi lainnya.

Ringkasan

Drama Jogja Maraton: Ajudan Danrem Ditarik, TNI AD Ungkap Fakta Mengejutkan!

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru