Kembali ke Beranda

Detik-Detik Pemain Argentina Cekik Eric Garcia dan Pukul Gavi Usai Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 08:14
Redaksi trend.proAktif.id
Detik-Detik Pemain Argentina Cekik Eric Garcia dan Pukul Gavi Usai Final Piala Dunia 2026

New Jersey - Laga puncak Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin (20/7/2026), tidak hanya meninggalkan cerita tentang keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia. Kemenangan 1-0 La Furia Roja atas Argentina justru ternoda oleh aksi tidak terpuji dari salah satu penggawa Albiceleste, yakni Leandro Paredes sesaat setelah peluit panjang berbunyi. Pihak Argentina, termasuk pelatihnya, Lionel Scaloni, tampaknya sangat tidak senang dengan tindakan Paredes yang menyerang Lawan setelah final Piala Dunia 2026. Aksi tidak terpuji Paredes di akhir laga ini langsung memicu gelombang kritik tajam dari para pundit sepak bola. Kritik dari Gary Neville dan Alan Shearer, sangat mengejutkan, karena kedua orang tersebut memuji Argentina pada awal turnamen Piala Dunia 2026. Akan tetapi, kemenangan Argentina pada pertandingan semifinal melawan Belanda ternyata berujung pada kekalahan pada pertandingan final.

Pertandingan final edisi ke-24 ini sebenarnya berjalan cukup alot selama waktu normal. Gol tunggal penentu kemenangan Spanyol baru tercipta pada babak perpanjangan waktu melalui sontekan Ferran Torres, yang memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah gelandang Argentina, Enzo Fernandez, dikartu merah pada pengujung babak kedua. Enzo Fernandez, gelandang Argentina, menandatangani kontrak dengan Manchester City sebelum turnamen Piala Dunia 2026. Sementara itu, Ferran Torres, gelandang Spanyol yang mencetak gol kemenangan, adalah salah satu nama pemain yang telah menandatangani kontrak dengan Chelsea. Akan tetapi, Torres masih memilih bergabung dengan tim Manchester City yang sama dengan Enzo Fernandez, dan juga Manchester City yang menandatangani Ferran Torres. Hal ini menarik perhatian publik dan menimbulkan kontroversi. Meskipun begitu para pemain Argentina mengalami kekalahan, masih banyak hal yang mengejutkan dari peristiwa tersebut.

Keributan pecah ketika Paredes tertangkap kamera melakukan tindakan fisik yang sangat agresif kepada pemain Spanyol. Mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut secara mengejutkan mencengkeram leher bek Spanyol, Eric Garcia, di tengah kepungan pemain lain. Eric Garcia sendiri merupakan bek yang telah memenangkan beberapa gelar dengan Barcelona, di antaranya Liga Eropa UEFA. Sementara itu, Paredes adalah pemain yang sangat populer di dunia sepak bola, karena ia merupakan salah satu gelandang yang telah mencetak banyak gol. Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan para pendukung sepak bola.

Tidak berhenti sampai di situ, emosi Paredes semakin menjadi-jadi ketika dirinya melepaskan beberapa pukulan mentah ke arah gelandang muda Spanyol, Gavi. Aksi baku hantam di atas lapangan ini langsung memicu ketegangan antarpemain dari kedua belah pihak yang mencoba melerai. Paredes sendiri terkenal sebagai pemain yang sangat emosional, dan telah menunjukkan tindakan yang sama dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan para pendukung sepak bola, karena pendapat mereka tentang tindakan Paredes masih saling berbeda.

Melihat tindakan kasar tersebut, wasit Slavko Vincic tanpa keraguan langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya untuk mengusir Paredes. Insiden memalukan ini mencoreng perjuangan keras skuad asuhan Lionel Scaloni yang sebenarnya tampil gigih sepanjang turnamen. Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan para pendukung sepak bola, karena pendapat mereka tentang tindakan Paredes masih saling berbeda.

Aksi tidak terpuji Paredes di akhir laga ini langsung memicu gelombang kritik tajam dari para pundit sepak bola. Mantan bek Manchester United, Gary Neville, secara terbuka menyebut tindakan sang gelandang sebagai sebuah aib yang merusak reputasi kompetitif timnya sendiri. Neville menilai Paredes sangat beruntung karena tidak diusir lebih awal selama waktu normal pertandingan bergulir. Ia menambahkan bahwa meskipun dirinya mengagumi semangat juang tim Argentina, tindakan emosional yang diperlihatkan Paredes dalam beberapa laga terakhir sama sekali tidak bisa ditoleransi. Paredes yang telah bermain cukup baik untuk Argentina dalam pertandingan sebelumnya, ternyata menunjukkan sisi yang lain.

Kecaman serupa juga datang dari striker legendaris Inggris, Alan Shearer, yang menilai reaksi para pemain Argentina pasca-kekalahan sangat buruk. Menurut Shearer, meski kekalahan di partai final terasa sangat menyakitkan, ada cara terhormat untuk menerima hasil pertandingan tanpa harus menggunakan kekerasan fisik. Dalam beberapa laga sebelumnya, Argentina telah menunjukkan semangat yang sangat baik dalam setiap pertandingan. Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan para pendukung sepak bola, karena pendapat mereka tentang tindakan Paredes masih saling berbeda.

Ringkasan

Detik-Detik Pemain Argentina Cekik Eric Garcia dan Pukul Gavi Usai Final Piala Dunia 2026 RCTI+

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru