Kembali ke Beranda

Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri - Perilaku Unik Tim Satelit

10 Agustus 2026 12:20
Redaksi trend.proAktif.id
Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri - Perilaku Unik Tim Satelit

Dibalik kesuksesan Aprilia secara keseluruhan di sepanjang musim 2026 ini, ada satu fakta yang menarik untuk dikulik. Tidak hanya dua pembalap Aprilia pabrikan yang berhasil tampil impresif, akan tetapi dua pembalap dari tim satelit Trackhouse juga memberikan performa yang baik.

Dominasi Aprilia di MotoGP 2026 memang tak bisa dipandang sebelah mata, Ducati yang menjadi primadona di awal musim mampu ditenggelamkan oleh pabrikan asal Noale ini. Sejak awal, Marco Bezzecchi langsung tampil sangat baik dengan 3 kemenangan beruntun. Dilanjutkan dengan beberapa hasil podium. Pada tahun 2023 dan 2024, Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo) bersaing dengan Jorge Martin (Pramac Racing hingga seri terakhir. Begitu pula tahun lalu, Marc Marquez (Ducati Lenovo) melawan adik kandungnya sendiri, Alex Marquez (Gresini Racing) dalam perburuan gelar.

Atas performa yang baik, Bezzecchi sempat memimpin klasemen hingga beberapa seri sebelum akhirnya mengalami penurunan performa. Namun hal ini tidak membuat Bezzecchi menurunkan intensitasnya. Atas performa yang baik, Bezzecchi kembali memimpin klasemen.

Performa yang sama juga dilakukan oleh rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin. Martin membuat kekuatan Aprilia semakin komplet, saat Bezzecchi meredup dia bersinar dengan kembali memenangkan balapan setelah 588 hari di MotoGP Prancis. Sampai GP Inggris kemarin, Martinator berhasil memimpin klasemen sementara dan memperlebar keunggulan menjadi 31 poin setelah finis kedua pada balapan utama.

Tak hanya dua pembalap Aprilia pabrikan yang berhasil tampil impresif musim ini. Ternyata dua pembalap Aprilia dari tim satelit Trackhouse yang berhasil tampil impresif musim ini. Namun kenyataan bahwa mereka tidak seperti dua pembalap lainnya. Mereka telah memberikan performa yang konsisten. Diberbagai seri dan mencoba untuk memperoleh kemenangan

Melansir dari situs resmi MotoGP, motogp.com, Ai Ogura juga beberapa kali mampu bersaing di depan. Sejauh musim 2026 ini, Ogura berhasil menjadi juara MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen. Ini merupakan kemenangan perdananya di kelas utama.

Kemudian, finis di posisi kedua di MotoGP Jerman 2026 yang sempat membawanya naik ke peringkat kedua klasemen sementara. Dia juga berhasil meraih pole position pertama di MotoGP pada sesi kualifikasi. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi Ogura. Dia juga merupakan pembalap yang konsisten dan mampu meningkatkan performa setiap waktu.

Di sisi lain, Raul Fernandez yang merupakan pembalap satelit Trackhouse juga menunjukkan kemampuan uniknya. Sebelum GP Inggris, Raul Fernandez memang lebih sering berada di belakang tiga pembalap Aprilia lainnya. Namun di sesi balap utama GP Inggris kemarin dia langsung memimpin balapan. Hal ini menunjukkan bahwa Fernandez juga memiliki kemampuan yang tidak terlalu kalah dengan Bezzecchi dan Martin.

Itu artinya, ancaman Aprilia kini bukan hanya Ducati, tapi juga tim satelitnya sendiri, Trackhouse. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Trackhouse terlihat lebih mengancam dibandingkan Ducati. Ancaman ini memang bukan hanya datang dari dua pembalap pabrikan Aprilia saja, akan tetapi juga dari dua pembalap satelitnya.

Tentu saja ini akan membingungkan para penggemar MotoGP. Mereka akan sulit untuk menunjukkan keseriusan mereka yang menentang kebijakan pembalut. Karena mereka tidak dapat mengetahui siapa yang akan meraup gelar juara dunia.

Mengapa ini bisa terjadi? Alasannya adalah karena Aprilia telah mengimplementasikan pola pembalut hitam (black rules) kepada Bezzecchi dan Martin sejak awal musim ini. Kedua pembalap tersebut harus balapan dengan penuh hormat dan tidak mencoba manuver kotor atau berisiko yang dapat merugikan mereka berdua atau tim.

Berdasarkan hasil sejauh ini di mana posisi top 3 yang masih sering berubah, sepertinya Aprilia juga mengambil sikap yang sama dengan Ducati. Mereka tidak ingin membuat tim satelitnya terlalu jauh. Karena itu bisa memberikan dampak bagi tim satelit mereka.

Mengingat kenyataan ini, maka tidak salah lagi apabila mengira bahwa Aprilia juga akan bersikap adil terhadap pembalapnya. Mereka telah memberikan kesempatan yang sama untuk meraih gelar juara dunia. Apalagi dalam beberapa kesempatan di musim ini, Trackhouse terlihat lebih mengancam ketimbang Ducati. Tentu saja ini akan membuat para penggemar MotoGP semakin penasaran.

Ringkasan

Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri - Perilaku Unik Tim Satelit Yousay.id

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru