Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang: Bumi Muda Sedia Pulih dan Bangkit
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang: Bumi Muda Sedia Pulih dan Bangkit — Informasi Terbaru
PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) melakasanakan pengadaan dua unit kapal, yaitu satu unit tugboat dan satu unit tongkang, seharga Rp62 miliar melalui anak perusahaannya, PT Samudera Sejahtera Shipping. Penyerahan kedua kapal tersebut telah terjadi pada Rabu (22/7/2026).
Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bahtera Bumi Raya Tbk, Natalia, penambahan armada diharapkan dapat meningkatkan kapasitas operasional PT Samudera Sejahtera Shipping dalam menjalankan kegiatan usaha pelayaran dan pengangkutan laut. Pengadaan kedua kapal tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perseroan tanggal 24 Desember 2025.
Penyerahan kapal pada tanggal 22 Juli 2026 merupakan realisasi atas transaksi yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham dan bukan merupakan transaksi baru, kata Natalia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/7/2026). Selain itu, penambahan kapal tersebut diharapkan dapat meningkatkan volume kegiatan usaha, memperkuat sumber pendapatan, serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja operasional dan kondisi keuangan perseroan di masa mendatang.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Natalia menjelaskan bahwa PT Merah Putih Shipyard menyerahkan satu unit kapal tugboat dan satu unit tongkang kepada PT Samudera Sejahtera Shipping. Nilai pengadaan kapal tugboat sebesar Rp21 miliar, sedangkan kapal tongkang senilai Rp41 miliar, sehingga total transaksi mencapai Rp62 miliar.
Menurut Natalia, penambahan armada diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat kinerja perseroan. Dengan bertambahnya armada operasional, perseroan diharapkan dapat meningkatkan volume kegiatan usaha, memperkuat sumber pendapatan, serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja operasional dan kondisi keuangan perseroan di masa mendatang.
Sebelumnya, PGJO juga memperluas struktur usahanya dengan mendirikan anak perusahaan baru, PT Bahana Energi Persada, pada 10 Juni 2026. Entitas tersebut bergerak pada aktivitas perusahaan holding dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 64200.
Setelah pengumuman ini, saham PGJO ditutup menguat 4,48% menjadi Rp700 per saham pada perdagangan Kamis (23/7/2026), dari penutupan sebelumnya Rp670. Kapitalisasi pasar perseroan mencapai sekitar Rp557 miliar dengan volume transaksi 152.100 saham dan nilai transaksi Rp105,7 juta.
Menurut analis, penambahan armada kapal ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Bahtera Bumi Raya dalam industri pelayaran. Dengan adanya penambahan armada, perseroan diharapkan dapat meningkatkan volume kegiatan usaha, memperkuat sumber pendapatan, serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja operasional dan kondisi keuangan perseroan di masa mendatang.
Keputusan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap PGJO. Saat ini, perseroan memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp557 miliar dan diharapkan akan terus meningkat dengan adanya penambahan armada kapal ini.
Menurut data, PGJO telah mencatat peningkatan dalam penjualan dan pendapatan di tahun 2026. Dengan penambahan armada ini, perseroan diharapkan dapat meningkatkan performa keuangan dan meningkatkan kepercayaan investor. Oleh karena itu, penambahan armada kapal ini diharapkan akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi PGJO dalam industri pelayaran.
Bahtera Bumi Raya Perkuat Bisnis Pelayaran dengan Membeli Kapal Senilai Rp62 Miliar SWA.co.id