Kembali ke Beranda

Bahlil Soroti Pemadaman Listrik Bergilir, Tuntut PLN Tuntaskan Persoalan Teknis

20 Juni 2026 20:26
Redaksi trend.proAktif.id
Bahlil Soroti Pemadaman Listrik Bergilir, Tuntut PLN Tuntaskan Persoalan Teknis
iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/dM9xkKb9U5Y" title="Bahlil Soroti Pemadaman Listrik Bergilir, Tuntut PLN Tuntaskan Persoalan Teknis" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen> /iframe /div>

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyuarakan kekhawatiran atas pemadaman listrik bergilir yang telah menimpa beberapa daerah di Indonesia. Sebagai jawaban atas kekhawatiran tersebut, Bahlil meminta PLN untuk segera mengambil langkah-langkah mitigasi yang terukur dan komprehensif untuk mencegah kejadian serupa ini kembali terjadi.

Dalam sebuah keterangan resmi, Bahlil menyatakan bahwa pemerintah telah menaruh perhatian penuh atas masalah teknis yang menyebabkan pemadaman listrik. Ia menegaskan bahwa PLN harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan memastikan bahwa seluruh proses berjalan secara optimal.

'Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak adalagi pemadaman. Dengan kata lain segera atasi masalah teknis ini, karena masalah teknis semuanya ini kewenangan dan kendalinya memang ada di PLN,' kata Bahlil.

Bahlil juga menyebut bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi dengan direksi Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo untuk membahas tentang kejadian yang terjadi. Ia menekankan bahwa langkah mitigasi yang tepat menjadi kunci agar gangguan serupa tidak kembali dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, Bahlil membantah anggapan bahwa pemadaman terjadi karena kurangnya pasokan bahan bakar di sejumlah pembangkit. Ia mengklaim, secara umum kebutuhan batubara untuk PLN telah diantisipasi melalui penugasan kepada perusahaan-perusahaan batubara nasional.

Bahlil mengatakan, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) telah memberikan penugasan kepada perusahaan batubara untuk memasok sekitar 180 juta - 190 juta ton untuk mengamankan kebutuhan di dalam negeri. Adapun, kebutuhan batubara untuk PLN pada tahun 2026 tercatat sebesar 154 juta ton.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PLN telah melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mendapatkan alokasi batubara dengan tingkat kandungan kalori menengah (medium range coal), Dengan pasokan batubara tersebut, Darmawan menegaskan PLN akan melakukan perbaikan agar proses penyediaan tenaga listrik bisa kembali berjalan lancar.

Komponen utama yang menyebabkan pemadaman listrik bergilir di Indonesia adalah sistem distribusi listrik yang rentan terhadap gangguan teknis. Perlu dilakukan pembenahan terhadap infrastruktur listrik yang dapat menangani kebutuhan listrik di daerah-daerah. Selain itu, harus terus dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem operasional PLN untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan secara optimal.

Pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, perlu terus bekerja sama dengan PLN dan perusahaan-perusahaan batubara nasional untuk memastikan bahwa kebutuhan batubara untuk PLN dapat terpenuhi. Dengan demikian, gangguan serupa tidak kembali dirasakan masyarakat

Ringkasan

Bahlil Soroti Pemadaman Listrik Bergilir, Tuntut PLN Tuntaskan Persoalan Teknis kontan.co.id

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru