Menghadiri HUT ke-81 RI, Dewi Soekarno Terkejut Melihat Perubahan Istana
Perayaan HUT ke-81 RI, Dewi Soekarno Mengungkapkan Keterkejutannya Terhadap Perubahan Istana
Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 3.874 calon murid belum diterima pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK tahun ajaran 2026. Untuk mengakomodasi mereka, Dinas Pendidikan akan membuka pendaftaran tahap II pada 6-8 Juli 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menegaskan bahwa ribuan calon murid tersebut bukan gagal diterima, melainkan masih memiliki kesempatan untuk memilih sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.
Andi Agung menjelaskan bahwa sistem penerimaan murid baru ini dirancang agar seluruh siswa tetap bisa tertampung. Dengan demikian, calon murid yang belum diterima pada tahap pertama masih memiliki kesempatan untuk memilih sekolah lain yang masih memiliki kuota. Dinas Pendidikan Kepri menyiapkan Rencana Daya Tampung (RDT) sebanyak 35.452 kursi, terdiri atas 20.361 kursi SMA dan 15.091 kursi SMK.
Berdasarkan hasil pleno, jumlah calon murid yang belum memperoleh sekolah paling banyak berasal dari Kota Batam, yakni 3.264 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 461 calon murid belum diterima di SMA dan 2.803 orang belum memperoleh kursi di SMK. Sementara di Tanjungpinang terdapat 409 calon murid yang belum diterima, terdiri atas 316 pendaftar SMA dan 93 pendaftar SMK. Sisanya tersebar di sejumlah sekolah di Kabupaten Bintan dan Karimun.
Andi Agung menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan ribuan calon murid belum diterima, mulai dari seluruh jalur penerimaan di sekolah tujuan yang telah penuh hingga dokumen persyaratan yang belum lengkap atau bermasalah saat diunggah ke sistem. Namun, calon murid yang sebelumnya memilih SMK kemungkinan akan diarahkan ke SMA yang masih memiliki daya tampung. Saat ini masih tersedia sekitar 1.709 kursi kosong di sejumlah SMA negeri di Kepri.
Dinas Pendidikan Kepri juga mencatat minat masyarakat terhadap SMK tahun ini lebih tinggi dibandingkan SMA, terutama di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Karena itu, calon murid yang sebelumnya memilih SMK kemungkinan akan diarahkan ke SMA yang masih memiliki daya tampung. Andi Agung menegaskan bahwa pendaftaran tahap II akan membantu calon murid yang belum diterima pada tahap pertama untuk memperoleh kesempatan lain.
Calon murid yang belum diterima pada tahap pertama tidak perlu mengunggah berkas lagi, cukup memilih sekolah yang kuotanya masih tersedia pada pendaftaran tahap kedua. Dengan demikian, calon murid dapat memperoleh kesempatan lain untuk memasuki sekolah impian mereka. Dinas Pendidikan Kepri berharap bahwa pendaftaran tahap II dapat membantu calon murid yang belum diterima pada tahap pertama untuk memperoleh kesempatan lain.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menegaskan bahwa pendaftaran tahap II akan membantu calon murid yang belum diterima pada tahap pertama untuk memperoleh kesempatan lain. Dengan demikian, calon murid dapat memperoleh kesempatan lain untuk memasuki sekolah impian mereka. Dinas Pendidikan Kepri berharap bahwa pendaftaran tahap II dapat membantu calon murid yang belum diterima pada tahap pertama untuk memperoleh kesempatan lain.
Dinas Pendidikan Kepri juga berharap bahwa pendaftaran tahap II dapat membantu meningkatkan jumlah calon murid yang diterima di sekolah-sekolah di Kepulauan Riau. Dengan demikian, calon murid dapat memperoleh kesempatan lain untuk memasuki sekolah impian mereka. Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menegaskan bahwa pendaftaran tahap II akan membantu calon murid yang belum diterima pada tahap pertama untuk memperoleh kesempatan lain.
Calon murid yang belum diterima pada tahap pertama dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang pendaftaran tahap II melalui situs web Dinas Pendidikan Kepri atau menghubungi sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota. Dengan demikian, calon murid dapat memperoleh kesempatan lain untuk memasuki sekolah impian mereka. Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menegaskan bahwa pendaftaran tahap II akan membantu calon murid yang belum diterima pada tahap pertama untuk memperoleh kesempatan lain.
Dinas Pendidikan Kepulauan Riau membuka pendaftaran tahap II untuk 3.874 calon murid yang belum diterima pada Sistem Penerimaan Murid Baru tahun ajaran 2026